RADAR BOGOR - Fenomena hujan es terjadi di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Percikan hujan es batu turun dari langit hingga menghebohkan warga setempat.
Ogi Sarana, salah seorang warga mengatakan, hujan es itu terjadi pada Minggu 5 Oktober 2025 sore.
Kemudian disusul dengan hujan deras disertai angin kencang.
"Hanya beberapa detik hujan es, langsung turun hujan deras dan angin kencang," ungkapnya.
Hujan es tersebut sedikit menimbulkan suara gaduh pada bagian atap rumah warga.
Melihat fonemena tersebut, warga beramai-ramai mengabadikan dan membagikannya ke media sosial.
Di sisi lain, sejumlah rumah di Kampung Madeng, Desa Sukamulya, Rumpin rusak usai dilanda hujan es yang kemudian disusul hujan deras serta angin kencang.
Kepala Desa Sukamulya, Ihwan Nur Arifin menyebutkan, setidaknya ada 7 rumah warga yang mengalami kerusakan. Terutama pada bagian atap rumah.
"Kerusakan didominasi pada bagian atap, kemudian ada juga tembok rumah yang tertimpa pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa," jelasnya.
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor terkait rumah warga yang terdampak peristiwa tersebut.
Ihwan mengimbau agar selalu waspada di cuaca ekstrem saat ini.
"Jika di sekitar rumah ada pohon besar, upayakan untuk dipangkas agar tidak terjadi hal yang diinginkan," imbaunya.
Fenomena hujan es juga dikabarkan terjadi di wilayah Ciampea, Tamansari, hingga Pamijahan pada Minggu, 5 Oktober 2025 sore.(cok)