RADAR BOGOR - Empat warga Cibinong, Kabupaten Bogor, yang mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Sedayu Lampung, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bakti Pajajaran Cibinong.
Keempat korban kecelakaan lalulintas itu tiba di Bogor pada Senin, 06 Oktober 2025 pukul 14.16 Wib.
Wakil Direktur Administrasi RSUD Bakti Pajajaran, Warman mengungkapkan, penanganan medis terhadap korban kecelakaan ada di dua rumah sakit.
"Sebanyak 4 pasien masuk ke rumah sakit Bakti Pajajaran Cibinong masuk ke IGD pukul pada 14.16 Wib," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 6 Oktober 2025.
Baca Juga: Konvoi Sambil Membawa Senjata Tajam, 11 Remaja di Kota Bogor Diringkus Polisi
Adapun, Warman menjelaskan rincian kondisi keempat pasien yang tiba di RSUD Bakti Pajajaran itu sebagai berikut.
Pertama, kata dia, korban bernama Mail (52) dalam kondisi sadar, alami luka pada tangan kanan sehingga gerakan terbatas.
Lalu luka pada kaki kanan dan kiri dan memar bagian bahu kanan.
"Pasian kedua Siti Aisyah (36) dalam kondisi sadar terdapat luka-luka pada wajah, luka lengan kanan, ada patah tulang pada pergelangan kanan sehingga sulit untuk digerakkan," jelas dia.
Ketiga, kata dia, korban bernama Alfarizi (9) dalam kondisi sadar namun alami luka ringan pada bagian paha kanan dan luka bagian lutut kiri.
"Keempat Asni (90) kondisi sadar luka robek pada bagian paha kanan dan kaki kanan dan ini sudah mendapatkan jaitan dari rumah sakit sebelumnya, kemudian terdapat luka pada kaki kiri, ada luka memar pada tangan kanan dicurigai juga ada patah tulang sehingga sulit untuk digerakkan," terang dia.
Baca Juga: Tegur Segerombolan Orang Membawa Senjata Tajam, Salah Seorang Polisi di Kota Bogor Malah Dibacok Pelaku dan Menderita Luka Parah
Kata Warman, untuk tujuh korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit yang berada di Lampung.
"Sementara itu tujuh pasien lainnya masih menjalani intensif di RS Mitra Husada Lampung," tutur dia.
Warman menyebut, dalama penangan terhadap korban, RSUD Bakti Pajajaran telah menyiapkan tim medis lengkap untuk memberikan pelayanan darurat sesuai standar keselamatan pasien.
"Saat ini keempat pasien dalam pemantauan, kami memastikan seluruh penanganan dilakukan secara cepat dan terukur," pungkasnya.(rp2)