Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Program Kesatria Senja, Mahasiswa IPB University Ajak Anak Jalanan Berani Bermimpi

Alpin. • Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Mahasiswa IPB University ajak anak-anak jalanan untuk tidak takut mengejar impiannya.
Mahasiswa IPB University ajak anak-anak jalanan untuk tidak takut mengejar impiannya.

RADAR BOGOR – Tim mahasiswa IPB University kembali menghadirkan inovasi sosial melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) bertajuk “Kesatria Senja: Penguatan Self-Esteem dan Resiliensi Sosial Anak Jalanan Sanggar Senja Cibinong melalui Positive Youth Development sebagai Strategi Pemulihan Pascatrauma.”

Program ini merupakan inisiatif mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University yang berfokus pada pengembangan potensi dan pemulihan psikososial anak jalanan di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tim yang diketuai oleh Nabil Taufiqurrahman, dengan dosen pembimbing Ir. Nurul Jannah, M.M., Ph.D, menerapkan pendekatan Positive Youth Development (PYD) untuk menumbuhkan kepercayaan diri, tanggung jawab, serta rasa kebersamaan di antara anak-anak binaan Sanggar Senja.

“Selama ini anak jalanan sering kali hanya dilihat dari sisi kerentanannya. Melalui Kesatria Senja, kami ingin menunjukkan bahwa mereka juga punya potensi hebat jika diberi ruang yang aman dan suportif,” ujar Nabil.

Program ini terdiri atas empat rangkaian utama, yaitu Journey to Shine 1, Journey to Shine 2, Journey Together, dan My Biggest Journey.

Setiap kegiatan dirancang untuk membantu anak mengenali dirinya, menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat hubungan sosial, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui permainan edukatif, seni ekspresif, hingga proyek lingkungan, anak-anak belajar untuk mengekspresikan perasaan, berani tampil di depan umum, serta berkontribusi bagi masyarakat.

“Kami ingin mengembalikan rasa ‘aku berharga’ dalam diri mereka. Karena setiap anak berhak merasa dicintai dan diterima,” tambah Nabil.

Program ini turut mendapat dukungan dari Sanggar Senja, komunitas lokal yang selama ini menjadi rumah bagi anak-anak jalanan di Cibinong.

Pimpinan Sanggar, Adi Supriadi, mengapresiasi inisiatif ini. “Anak-anak jadi lebih terbuka, berani berbicara, dan saling menyemangati. Mereka belajar menghargai diri sendiri dan teman-temannya,” ungkapnya.

Tim Kesatria Senja juga menggelar kampanye publik bertajuk “Suara Anak: Kami Berharga” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap anak jalanan. Kampanye ini akan dihadirkan dalam bentuk video reaksi dari tokoh nasional, akademisi, dan masyarakat umum.

Program ini diharapkan dapat diadopsi oleh mitra sejenis sebagai model pemberdayaan anak jalanan berbasis penguatan psikososial. “Kami berharap Kesatria Senja menjadi contoh bahwa pemulihan anak tidak hanya tentang bantuan materi, tapi tentang membangun harga diri dan rasa percaya diri mereka,” tutup Nabil.(**)

Editor : Alpin.
#anak jalanan #ipb university #meraih mimpi