Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

2200 Anak di Cigudeg Putus Sekolah, Pemerintah Kabupaten Bogor Dorong Lanjutkan Pendidikan

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:47 WIB
Ilustrasi siswa SD.
Ilustrasi siswa SD.

RADAR BOGOR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada sebanyak 2.200 anak putus sekolah di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun akan melakukan verifikasi sekaligus mendorong agar anak-anak putus sekolah itu dapat melanjutkan pendidikan.

Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi mengungkapkan, Kecamatan Cigudeg merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bogor bagian barat dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bawah rata-rata, akibat banyaknya anak putus sekolah.

"Ada sekitar 2200 anak masuk kategori ATS(Anak Tidak Sekolah), dan itu nanti yang akan diverifikasi. Mudah - mudahan tidak sebanyak data tersebut," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 15 Oktober 2025.

Setelah diverifikasi, kata Ade Zulfahmi, tim yang dibentuk akan bergerak untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Tim penanganan itu sendiri merupakan gabungan dari petugas tingkat kecamatan hingga desa, yang bekerja sama dengan satuan pendidikan baik negeri dan swasta yang ada di Cigudeg dan sekitarnya.

"Jika masih usia sekolah, akan masuk ke sekolah reguler dan sekolah swasta siap menampung. Sedangkan kalau yang usianya diluar usia sekolah, maka PKBM siap menampung," jelasnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di wilayah Cigudeg. Salah satunya faktor luas wilayah.

Selain itu, banyak juga dari anak-anak yang memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah setelah tidak diterima di sekolah negeri.

"Jangkauan untuk ke sekolah negeri cukup jauh, disamping ada semacam pemahaman di masyarakat jika tidak di sekolah negeri, maka si anak tidak mau sekolah," beber Ade Zulfahmi.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin berharap, upaya ini dapat menjadi solusi atas tingginya anak putus sekolah di wilayah Cigudeg termasuk di desanya.

"Karen kalau kita mau cek di bawah, masih ada anak yang tidak melanjutkan pendidikan seperti dari SD ke tingkat SMP, termasuk dari SMP ke SMA," katanya.

Di desanya sendiri, lanjut Dahyudin, ada sekitar 20 persen anak yang tercatat putus sekolah.

"Walaupun ada sekolah swasta, namun tetap masih ada yang tidak mau bersekolah," tandasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#Kecamatan Cigudeg #anak putus sekolah #kabupaten bogor