RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program nasional ini bertujuan memastikan anak-anak dan masyarakat mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari, sekaligus menjadi langkah nyata untuk menekan angka stunting di wilayah Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, Pemkab Bogor menargetkan pembangunan 570 dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah.
Hingga pertengahan Oktober 2025, sudah ada 238 titik lokasi yang disiapkan, dengan 100 dapur telah beroperasi dan 90 dapur dalam proses verifikasi.
Sinergi Pemerintah dan Instansi Terkait
Pelaksanaan program MBG ini melibatkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemkab Bogor, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga berbagai instansi lainnya.
Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program berjalan maksimal dan berkelanjutan.
Setiap dapur MBG wajib memiliki sertifikasi SLHS (Laik Higiene Sanitasi) serta sistem pengelolaan limbah yang baik, untuk menjaga kualitas makanan dan kebersihan lingkungan.
Harapan Besar untuk Generasi Emas
Dengan adanya program ini, Pemkab Bogor berharap angka gizi buruk dan stunting dapat ditekan, serta memberikan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda.
Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif mendukung pelaksanaan program MBG, agar jangkauannya semakin luas dan manfaatnya semakin besar.
Dilansir dari unggahan akun instagram @kutaudayawangsa, fakta Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Target: 570 dapur MBG tersebar di Kabupaten Bogor
- Lokasi siap: 238 titik
- Dapur beroperasi: 100 dapur
- Dalam verifikasi: 90 dapur
- Wajib sertifikasi SLHS dan sistem pengelolaan sampah
Program MBG dan Upaya Cegah Stunting
Program MBG sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menekan angka stunting nasional.
Akses terhadap makanan bergizi menjadi kunci penting dalam menciptakan anak-anak yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim