RADAR BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mulai melakukan pendataan kebutuhan perbaikan atau rehabilitasi ruang toilet atau MCK.
Nantinya, sekolah-sekolah tingkat SD maupun SMP negeri yang memiliki toilet tidak layak di Kabupaten Bogor akan masuk dalam usulan di APBD Perubahan 2025.
Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdik Kabupaten Bogor Yanto Pradipta mengakui masih banyak sekolah di Kabupaten Bogor yang membutuhkan rehabilitasi toilet.
"Karena ada toilet yang tidak sesuai dengan rasio jumlah siswa, ada juga yang tidak ada lahan sehingga kesulitan dalam membangun toilet," ujar Yanto, Kamis, 16 Oktober 2025.
Belum lagi, kata dia, toilet sekolah yang rusak terdampak bencana, oleh sebab itu, pihaknya menargetkan peningkatan kualitas sarana prasarana sekolah dalam waktu dekat.
"Kami sudah berdiskusi dengan pemerintah daerah bahwa target kita di APBD Perubahan 2025 untuk program rehabilitasi toilet, ruang kelas, dan pemenuhan meubelair," jelas Yanto.
Meski demikian, Disdik Kabupaten Bogor tetap menyesuaikan kekuatan anggaran terkait jumlah toilet sekolah yang akan dilakukan perbaikan.
Hingga saat ini, tim dari dinas tersebut masih mendata sekolah-sekolah yang mendesak terkait kebutuhan toilet.
Yanto berharap, semua kebutuhan perbaikan toilet di sekolah tingkat SD dan SMP negeri di Kabupaten Bogor dapat rampung pada tahun 2026 mendatang.
"Pak Bupati Bogor mudah-mudahan dapat mendorong baik di tahun ini maupun di tahun depan untuk perbaikan toilet," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati