Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Kena Pangkas TKD Rp 622,9 Miliar, Program UHC 100 Persen Diyakini Tak Akan Terganggu

Abilly Muhamad • Senin, 20 Oktober 2025 | 15:02 WIB

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan soal pelantikan 25 pejabat.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan soal pelantikan 25 pejabat.


RADAR BOGOR - Meski kena pangkas dana Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Pusat sebesar Rp 622,9 Miliar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meyakini program 100% Universal Health Coverage (UHC) tidak akan terganggu.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, pemangkasan dana transfer ke daerah terdampak di Kabupaten Bogor hampir Rp 623 Miliar.

‎"Saya kira di kami, seperti yang disampaikan Bupati hitungannya nanti akan pendapatan kita itu akan berkurang dari TKD itu kurang lebih Rp 623 miliar hitungannya nanti akan ada struktur anggaran kita sedikit berbeda," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 20 Oktober 2025.

Baca Juga: Akhirnya Tunjangan Profesi Guru Triwulan III 2025 Sudah Masuk Rekening, Tenaga Pendidik Ada yang Terima Hingga Rp9 Juta, Ini Daftar Daerah dan Jadwal

‎Oleh karena itu, kata Ajat, Pemkab Bogor akan mendorong skala program prioritas seperti program kesehatan.

‎"Jadi itu menjadi prioritas, UHC 100% itu sudah janji Bupati, itu yang menjadi prioritas kita walaupun dana transfer kita berkurang, tapi itu menjadi prioritas kita," jelas dia.

Selain itu, kata dia, dalam menghadapi pemangkasan anggaran, pihaknya juga dituntut untuk kreatif, inovasi serta mengembangkan komunikasi guna bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat.

Baca Juga: Bapenda dan Disdukcapil Kabupaten Bogor Disidak, Sekda Ajat Jatnika Sebut Upaya Keseriusan Pemkab Soal Ini

‎"Kita dituntut untuk kreatif inovasi mengembangkan komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan apa yang kita lakukan tentunya mendukung asta cita nya pak presiden, kalo misalnya arahnya kesana saya kira TKD kita bisa sikapi bersama-sama," terang dia.

‎Begitupun, kata dia, pemerintah akan menyusun skala program prioritas pada tahun 2026 mendatang.

‎"Makanya kita penyusunan kedepan untuk 2026 skala prioritas itu menjadi, tetep kita menginginkan adanya perbaikan di kesehatan, pendidikan, dan pembangunan dari desa juga di kedepankan, infrastuktur di desa itu sendiri, itu yang kira jadi prioritas kita," pungkasnya.(rp2)

Editor : Alpin.
#transfer ke daerah #tkd #kabupaten bogor