Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pelaku Pengoplosan Elpiji di Bogor Diringkas, Ketua PRB Desak Polisi Tangkap Oknum yang Membekingi

Yosep Awaludin • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:31 WIB
Ketua PRB M Johan Pakpahan meminta polisi menangkap oknum yang membekingi praktik pengoplosan elpiji di Bogor.
Ketua PRB M Johan Pakpahan meminta polisi menangkap oknum yang membekingi praktik pengoplosan elpiji di Bogor.

RADAR BOGOR—Polres Bogor meringkus pemilik usaha pengoplosan elpiji. Meski begitu, Peduli Rakyat Bogor (PRB) meminta agar penangkapan pelaku  tidak tebang pilih.

Terlebih praktek oengoplosan elpiji ini masih terus terjadi meski pun kepolisian sudah melakukan penangkapan.

‘’Saya menduga ada oknum yang membekingi praktek pengoplosan elpiji ini. Untuk itu, kami mendesak jajaran Polres Bogor juga menangkap oknumnya,’’ kata Ketua PRB M Johan Pakpahan.

Menurut dia, polisi harus membuka tabir siapa oknum yang bermain dalam praktek haram ini. Soalnya oknum ini memiliki jaringan ke kampung kampung dan pelosok wilayah di Kabupaten Bogor.

‘’Bila hal ini masih ada pembiaran, oknum ini semakin bebas dan prakatik pengopolosan elpiji ini terus terjadi meski pun sudah ada penangkapan pelaku,’’ papar Johan.

Dirinya sangat mengapresiasi petugas kepolisian saat menangkap pemilik usaha pengoplosan elpiji di Kampung Cibeureum, Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Pemilik usaha pengoplosan gas elpiji berinisial R mengaku kerap didatangi orang-orang yang mengaku sebagai wartawan dari berbagai media.

Dirinya juga mendesak bila oknum itu dari media atau wartawan juga harus ditangkap oleh pihak kepolisian.

‘’Intinya jangan ada yang melindungi praktek pengoplosan elpiji ini, supaya tidak ada lagi di wilayah Kabupaten Bogor,’’ papar pria yang sedang menempuh pendidikan S3 universitas ternama di Jakarta ini.

Sekadar diketahui, modus operandi pengoplosan elpiji ini memindahkan isi tabung gas subsidi 3 kg ke tabung berukuran 12 kg atau 50 kg atau non subsidi.

Hasil gas 12 kg atau 50 kg yang sudah dioplos, kemudian kepada pengepul dijual keluar wilayah kabupaten Bogor.

Dampak dari praktek ini, masyarakat pengguna gas subsidi atau rakyat kecil mengalami kesulitan karena stoknya sudah tersedot oleh pengoplos.

‘’Gas 3kg menjadi langka di Kabupaten Bogor. Dampaknya rakyat kecil sulit mendapatkan gas subsidi,’’ papar Johan seraya mengatakan bila pun ada gas 3kg isinya sudah berkurang. (unt)

Editor : Yosep Awaludin
#pengoplosan elpiji #polres bogor #Johan Pakpahan