Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Meski Minim Anggaran, BPOM Bogor Tetap Lakukan Pendampingan MBG untuk Cegah Keracunan Makanan

Muhammad Ali • Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:22 WIB
Kepala BPOM Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, saat dimintai keterangan oleh Radar Bogor.
Kepala BPOM Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, saat dimintai keterangan oleh Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor memastikan tetap melaksanakan pendampingan terhadap program Makanan Bantuan Gizi (MBG) meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap maraknya kasus keracunan makanan MBG yang terjadi di Kabupaten Bogor beberapa waktu terakhir.

Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program MBG dan pendampingan sangat penting untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.

Namun, kegiatan pengawasan dan pengujian makanan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Tapi kegiatan seperti ini harus punya anggaran yang cukup. Misalnya, satu kali pengujian makanan biayanya bisa mencapai Rp500 ribu,” katanya kepada Radar Bogor, Selasa 21 Oktober 2025.

Meski demikian, Jeffeta menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.

BPOM Bogor terus berinovasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk dengan memperkenalkan konsep “Cek BEBAS” cara sederhana memeriksa makanan melalui empat langkah: periksa bentuk, bau, warna, dan rasa.

“Kalau bentuknya berjamur, baunya basi, warnanya berubah, atau rasanya tidak normal, jangan dimakan. Itu cara paling mudah mencegah keracunan,” jelasnya.

Selain melakukan pengawasan langsung, BPOM Bogor juga mendukung program MBG melalui pendekatan kreatif berupa lagu “Jaga Pangan Aman dengan Cek KLIK dan Cek BEBAS.”

Menurut Jeffeta, lagu tersebut menjadi media edukasi efektif bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran lembaga dalam membangun kesadaran keamanan pangan.

“Edukasi tidak harus formal. Lewat lagu, pesan lebih cepat sampai, terutama untuk anak-anak dan keluarga penerima manfaat MBG,” tutupnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#bpom #Keterbatasan Anggaran #keracunan mbg #kabupaten bogor