RADAR BOGOR – Kasus bocah laki-laki berusia enam tahun berinisial MA yang meninggal di Bojonggede, Kabupaten Bogor diduga di tangan ibu tiri masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Warga sekitar JA (37) sempat merekam kondisi tubuh korban yang penuh luka sebelum akhirnya meninggal dunia.
Ia mengaku bahwa video tersebut direkam oleh istrinya dan bibi korban sebagai bentuk kekhawatiran warga terhadap keselamatan MA. Rekaman itu kemudian menjadi barang bukti penting dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Yang videoin istri saya dan bibinya, itu inisiatif setelah kita koordinasi sama warga, biar jadi bukti juga kalau ada apa-apa, alhamdulillah barang bukti yang kita ambil itu terpakai sama pihak Polres,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu, 22 Oktober 2025.
Menurutnya, korban memang tidak terlalu sering datang ke warungnya, tetapi setiap kali terlihat, tubuh MA selalu dipenuhi luka yang mencurigakan.
“Kalau dibilang sering (jajan) enggak juga, tapi anak itu beda dari anak-anak lain, sering kelihatan luka lebam, pertama kali saya lihat, lukanya mengkhawatirkan banget untuk anak seusia enam tahun,” katanya.
Ia menuturkan, dirinya dan sejumlah warga sempat berencana melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke kepolisian tetapi rencana itu tertunda karena kesibukan masing-masing.
“Malam itu kita sempat kumpul, bahas mau lapor polisi atau gimana, tapi karena besoknya pada sibuk, akhirnya ke-skip. Enggak lama malah dengar kabar anaknya meninggal, kita semua syok,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan detail luka-luka yang tampak di tubuh korban berdasarkan hasil pengamatannya.(cr1)
Editor : Eka Rahmawati