Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Huntap Korban Banjir Bandang di Sukajaya Bogor Rawan Longsor, Warga Desak Penanganan Cepat

Septi Nulawam Harahap • Jumat, 24 Oktober 2025 | 21:17 WIB
Kondisi Huntap korban bencana banjir bandang 2020 lalu di Desa Sukamulih, Sukajaya.
Kondisi Huntap korban bencana banjir bandang 2020 lalu di Desa Sukamulih, Sukajaya.

RADAR BOGOR - Hunian Tetap atau Huntap korban bencana banjir bandang 2020 lalu di Desa Sukamulih, Sukajaya rawan longsor.

Pasalnya, usai pembangunan rampung pada 2023 lalu, huntap di Sukajaya tersebut belum dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) pembangunan huntap di Desa Sukamulih, Sukajaya Dery Romdhoni menuturkan, rawannya longor disebabkan belum adanya Tembok Penahan Tanah (TPT) di tebing yang mengililingi area huntap.

"Berdasarkan kajian sebenarnya aman untuk lokasi huntap, hanya memang PSU sudah dua tahun terbengkalai," ungkapnya, Jumat 24 Oktobe 2025.

Saat hujan, kata Dery, air yang berasal dari dataran tinggi mengalir deras menuju area huntap akibat tidak adanya saluran penampung air.

Hal itu menyebabkan tanah tergerus hingga memicu longsoran di beberapa titik. Meski demikian, longsor masih belum berdampak signifikan pada ratusan unit huntap.

"Kami sudah mengajukan sejak 2023, namun belum ada anggaran di DPKPP. Tapi di tahun 2025 ini sudah ada jawaban dan akan ditangani dinas," jelasnya.

Kepada DPKPP, pihaknya mengajukan pembangunan TPT di titik rawan tersebut. Pemasangan bronjong hingga ke bagian atas serta pengurugan ulang area yang tergerus akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Rencananya minggu-minggu ini mulai dibangun. Kami juga koordinasi dengan konsultan untuk jadi prioritas," tambah Dery.

Meski masih terbilang aman, masih Dery, kawasan yang terdampak berada tepat di tepi tebing sehingga penguatan struktur menjadi kebutuhan mendesak.

Selain itu, sebagian saluran air kini mulai dibangun sehingga genangan air dapat diminimalisir. Namun satu titik yang rawan longsor masih menunggu realisasi pembangunan.

"Sekarang kami fokus untuk menyelamatkan unit yang rawan tergerus. Setelah itu dilakukan pengurugan agar kembali padat seperti semula," tandasnya. (cok)

Editor : Yosep Awaludin
#huntap #longsor #Sukajaya