RADAR BOGOR – Pembangunan Masjid Raya Pakansari di Cibinong bukan sekadar proyek fisik tempat ibadah.
Lebih dari itu, masjid ini akan menjadi pusat layanan haji dan umrah sekaligus upaya membangun ekosistem keumatan yang terintegrasi di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa pembangunan masjid dan pusat layanan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Kabupaten Bogor dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.
“Semua orang bertanya kapan masjidnya jadi, masjidnya bentuknya seperti apa? Tetapi sejatinya yang utama bukan masjid. Kita sedang membangun sebuah komunitas, sebuah ekosistem yang kita sebut sebagai Pusat Layanan Haji dan Umrah,” katanya keada Radar Bogor, Sabtu 25 Oktober 2025.
Ia menuturkan, Kabupaten Bogor memiliki peran penting dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Sebab, kuota haji terbesar di dunia berada di Pakistan, Bangladesh, dan Indonesia.
Dari Indonesia, kuota terbesar berasal dari Provinsi Jawa Barat dan terbanyak berada di Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, hal tersebut menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk memiliki pusat layanan haji sendiri.
“Saat Bogor bicara haji, sebetulnya Bogor bisa bicara dunia. Karena yang kita layani bukan hanya masyarakat kita, tapi tamu-tamu Allah,” jelasnya.
Hingga kini, jemaah haji asal Kabupaten Bogor masih harus berangkat melalui fasilitas di luar daerah.
Dengan hadirnya Pusat Layanan Haji dan Umrah di kawasan Stadion Pakansari, seluruh proses pelayanan akan berpusat di Kabupaten Bogor.
Rudy memaparkan bahwa pembangunan tahap pertama dimulai sejak Februari 2025, mencakup masjid dan area utama pusat layanan.
“Ini adalah tahapan awal, dari 2025 hingga Desember kami targetkan pembangunan masjid dan pusat pelayanan bisa rampung,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan asrama haji 13 lantai dengan 253 kamar.
Fasilitas tersebut akan digunakan untuk jemaah haji selama musim haji dan difungsikan sebagai hotel syariah di luar musim haji.
“Asrama haji digunakan hanya dua bulan dalam setahun. Maka sepuluh bulan sisanya kita operasionalkan sebagai hotel syariah,” tutur Rudy.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan simultan dan tidak terputus.
Targetnya, seluruh kompleks Pusat Layanan Haji dan Umrah rampung pada 2027.
Nantinya, di area belakang seluas sekitar 3.000 meter akan dibangun klinik dan pusat UMKM untuk memberdayakan jamaah serta santri.
“Ini adalah ajaran para kiai dan ulama, bahwa masjid harus menjadi pusat perekonomian umat, bukan hanya tempat ibadah,” tambahnya.
Rudy juga mengungkapkan alasan pemilihan lokasi di sekitar Stadion Pakansari.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki kapasitas besar dan menjadi simbol pertemuan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kita ingin kepentingan umat ditempatkan paling depan, bukan di belakang. Maka pembangunan masjid di sekitar stadion ini adalah wajah masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.