Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perkuat Program Ketahanan Pangan, Petani di Nanggung Bogor Panen 600 Kg Cabai Merah

Alpin. • Senin, 27 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Kelompok Tani Taruna Muda, Nanggung berhasil panen 600 kilogram cabai merah besar dalam program ketahanan pangan Pemerintah Desa Kalongliud.
Kelompok Tani Taruna Muda, Nanggung berhasil panen 600 kilogram cabai merah besar dalam program ketahanan pangan Pemerintah Desa Kalongliud.

RADAR BOGOR - Kelompok Tani Taruna Muda, Nanggung berhasil memanen sebanyak 600 kilogram cabai merah besar dalam program ketahanan pangan Pemerintah Desa Kalongliud.

Dengan dukungan PT Antam UBPE Pongkor dan UPT Penyuluhan DPP Wilayah 3 Nanggung, Desa Kalongliud optimistis menjadi salah satu contoh sukses pelaksanaan program ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

Dalam panen raya ini, dihadiri langsung Direktur Utama PT Antam Tbk, Achmad Ardianto dari kantor pusat Jakarta dan Vice President CSR and ER West Region PT Antam UBPE Pongkor, Munadji.

Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman menyampaikan, program ketahanan pangan ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 104 dan Permendesa Nomor 2 Tahun 2024, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional.

"Kami bersama kelompok tani berhasil memanen sebanyak 600 kilogram cabai merah besar dari lahan seluas 2,5 hektare dengan 11.000 pohon yang ditanam," ungkapnya, Senin 27 Oktober 2025.

Secara keseluruhan, kata dia, terdapat 62 hektare lahan pertanian aktif di Desa Kalongliud yang digunakan untuk berbagai komoditas, seperti padi dan hortikultura.

Program ketahanan pangan di Desa Kalongliud sendiri telah berjalan sejak tahun 2022 dengan alokasi 20 persen Dana Desa.

Di tahun 2025 ini, seluruh pengelolaan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berperan dalam pemasaran dan pendampingan petani.

Selain meningkatkan produksi pertanian, program ini juga membuka lapangan kerja baru.

Dari yang awalnya hanya melibatkan 22 orang pada 2022, kini meningkat menjadi 97 orang di tahun 2025.

Hasil panen pun kini langsung dikelola oleh BUMDes untuk didistribusikan ke pasar, sementara pemerintah desa berperan sebagai pengawas dan penerima laporan.

"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti, tetapi bisa terus berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Jani.

Sementara itu, Direktur Utama PT Antam Tbk Achmad Ardianto mengatakan, program ini juga menjadi bagian Gerakan Ramah Lingkungan Ketahanan Pangan (Garitan) yang digagas pihaknya dalam memberdayakan masyarakat.

"Program Garitan ini adalah wujud nyata bagaimana nilai keberlanjutan, kemandirian, dan gotong royong dapat tumbuh dalam masyarakat," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 27 Oktober 2025.

Ia menuturkan, Garitan merupakan kelanjutan dari keberhasilan program Sundung Cisarua, yang sebelumnya mengantarkan Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor meraih predikat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Melalui Garitan, kita memperluas manfaat dan memperdalam dampak. Bukan hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menumbuhkan ekosistem sosial ekonomi langsung bagi warga," tandasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#kelompok tani #program ketahanan pangan #cabai merah #Nanggung