RADAR BOGOR - Pembangunan Jalan Bomang (Bojonggede - Kemang) Kabupaten Bogor terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Namun dalam proses pembangunannya, terdapat kendala kesulitan bahan material akibat penutupan tambang.
Namun terkait penutupan tambang yang menjadi kendala, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra mengatakan, sampai hari ini, progres pembangunan Jalan Bomang masih sesuai dengan jadwal yang ada.
Setelah meninjau proyek Jalan Bomang, Kepala DPUPR Kabupaten Bogor itu menyebut, kendala di lapangan bukan hanya pada penutupan tambang.
Baca Juga: Kabar Terkini Bansos Akhir Oktober 2025, KPM PKH hingga BPNT KKS Baru Terus Positif Cair, Bagaimana Status SIKS-NG Anda?
"Ternyata ada hal-hal yang memang perlu disepakati dengan penyedia, karena ternyata ada tebingan-tebingan yang memang juga diluar perencanaan yang sudah ditandatangani," ungkapnya, Kamis, 30 Oktober 2025.
"Termasuk ada kondisi jalan yang memang fakta di lapangan juga belum dibutuhkan pengurukan dan perlu dibangun tebingan yang sampai saat ini belum terencana," tambah dia.
Sehingga, kata dia, perlu adanya evaluasi agar kegiatan pembangunan ini bisa berjalan sesuai rencana. Karena khawatir hal tersebut menjadi menghambat pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Mutasi Ratusan Kepala Sekolah di Jabar, Tugas Sesuai Domisili Agar Dekat dengan Rumah
Selain itu, kata dia mengaku, pihak penyedia pun menyampaikan keinginan untuk bekerja cepat, tetapi terkendala dengan bahan material.
"Jadi sangat sulit mereka mendapatkan bahan material yang bisa dibeli dengan adanya penutupan tambang," jelas dia.
Sehingga penyedia juga harus mencari bahan material ke luar Bogor.
Baca Juga: Tahun Depan, Wali Kota Depok Supian Suri Siap Gelontorkan Dana RW Sebesar Rp300 Juta, Wisata Ibu-ibu Masuk Anggaran
Lainnya, Suryanto juga melakukan inventarisir jika ada kendala akibat terhalang oleh masyarakat.
"Tapi sampai saat ini Allhamdulillah tidak ada, semua masyarakat mendukung dan aparat juga wilayah mendukung dengan pembangunan ini sehingga gangguan dilapangan insya allah tidak terjadi," ujar dia.
Begitupun, dia berharap, pembangunan lanjutan Jalan Bomang ini rampung sesuai target diakhir tahun 2025.