RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti ambruknya lima ruang kelas di SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Lima ruang kelas di SMKN 1 Gunung Putri ambruk setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 3 November 2025 sekitar pukul 14.40 WIB.
Peristiwa nahas itu membuat suasana belajar di SMKN 1 Gunung Putri berubah panik dan menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, pekerjaan rumah di Jawa Barat adalah banyaknya sekolah menengah kejuruan atau SMA yang kualitas pembangunannya di bawah standar.
"Sehingga ada angin kencang, hujan deras berakibat pada robohnya sekolah tersebut, dan itu dialami SMKN 1 Gunung Putri Bogor," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 3 November 2025.
Dedi mengatakan, hari ini sekolahnya ambruk, kemudian siswa yang sedang belajar mengalami luka-luka.
Karena itu, pemerintah provinsi bertanggung jawab atas seluruh peristiwa tersebut dan pemulihan kesehatan seluruh siswanya.
Ia menegaskan, dalam waktu cepat pihaknya ingin membangun kembali sekolah tersebut dengan ruang kelas yang lebih berkualitas.
"Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas musibah tersebut," pungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.