RADAR BOGOR - Ratusan warga kembali berunjuk rasa di Kantor Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Massa yang didominasi para ibu-ibu itu menuntut agar masuk ke dalam data penerima bantuan kompensasi dampak penutupan sementara perusahaan tambang di wilayah, Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang.
Dalam aksinya, sejumlah warga turut membawa kertas bertuliskan sindiran terhadap aparatur desa di Rumpin yang dinilai tidak adil dalam melakukan pendataan.
"Masyarakat datang ke sini menyampaikan aspirasi, kan pak KDM (Gubernur Jawa Barat) memberikan bantuan, tetapi tidak merata," ungkap Diana, salah seorang massa aksi, Selasa 4 November 2025.
Ia menuturkan, warga yang sudah dua hari melakukan aksi ke Kantor Desa Sukasari ini sudah kesulitan ekonomi dampak penutupan perusahaan tambang.
Saat mengetahui tidak masuk dalam data penerima bantuan kompensasi dari KDM, ratusan warga itu pun kecewa dan menilai ada ketidakadilan dalam proses pendataan.
"Masyarakat merasa tidak adil, karena katanya yang dapat hanya yang dekat dengan aparat desa, yang kena dampak banyak, yang dapat bantuan beberapa saja," beber Diana.
Menurutnya, bantuan yang mulai disalurkan itu tidak tepat sasaran sehingga memicu protes dari masyarakat salah satunya melalui aksi tersebut.
Di tempat yang sama, salah seorang Ketua RT di Desa Sukasari, Muhktar mengaku hanya bertugas mengajukan data warga terdampak ke pemerintah desa.
"Dari yang saya bawa ke kantor desa, ada 128 KK di RT saya yang diajukan, tetapi yang disetujui hanya 11 KK. Padahal semuanya itu terdampak," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sukasari, Sardani membantah adanya permainan dalam mendata warga calon penerima bantuan kompensasi dampak penutupan tambang.
Meski demikian, ia mengakui banyak dari dari warganya yang tidak masuk dalam data penerima meski terdampak.
"Kami di desa sudah berusaha menginput dan memang banyak juga yang tidak terinput dan diakui oleh kami karena keterbatasan waktu. Kalau kita saling menyalahkan tidak akan pernah selesai, intinya desa salah, tapi kami akan berusaha menginput kembali," tegasnya.
Sejauh ini, masih Sardani, ada sebanyak 800 KK di Desa Sukasari, Rumpin yang menerima bantuan kompensasi dari Pemprov Jabar. (cok)
Editor : Yosep Awaludin