Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Skor Hampir Sempurna 95,47: Kualitas Data Kabupaten Bogor Diakui Sangat Baik di Jawa Barat, Simak Selengkapnya

Robecca Sesaria • Rabu, 5 November 2025 | 12:07 WIB
Kabupaten Bogor meraih predikat Sangat Baik dalam penilaian kualitas data oleh Ekosistem Data Jabar.
Kabupaten Bogor meraih predikat Sangat Baik dalam penilaian kualitas data oleh Ekosistem Data Jabar.

RADAR BOGOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor sukses meraih predikat “Sangat Baik” setelah melalui proses penilaian kualitas data yang diselenggarakan oleh Ekosistem Data Jabar.

Penilaian ini dilakukan untuk menjamin validitas, akurasi, dan pertanggungjawaban data yang dikumpulkan, disimpan, serta digunakan dalam sistem informasi dan aplikasi pemerintah provinsi, kabupaten, maupun kota.

Kualitas data dievaluasi berdasarkan prinsip Satu Data Indonesia (SDI) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019.

SDI mengharuskan data berkualitas, mudah diakses, dapat dibagi pakai, serta memiliki standar yang jelas, meliputi konsep, definisi, klasifikasi, ukuran, dan satuan.

Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Iskandar Zulkarnain, menjelaskan bahwa manajemen kualitas data merupakan unsur krusial dalam tata kelola data.

Penilaian dilakukan menggunakan lima dimensi kualitas data, yaitu:

Iskandar juga menyebutkan bahwa bobot penilaian tiap dimensi berbeda, dengan Conformity & Metadata (30%) dan Consistency (25%) memiliki bobot terbesar, sementara Timeliness dan Completeness masing-masing sebesar 10%.

Berdasarkan evaluasi dataset perangkat daerah Kabupaten Bogor yang selesai pada 18 Juni 2025, skor keseluruhan yang diperoleh mencapai 95,47, dengan rincian sebagai berikut:

Meski secara umum Kabupaten Bogor meraih predikat “Sangat Baik”, dimensi Timeliness diidentifikasi sebagai aspek yang memerlukan perhatian dan perbaikan lebih lanjut.

Rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi:

• Timeliness: Pembaruan dataset agar selalu tersedia dalam lima tahun terakhir, serta pemberian keterangan resmi pada data yang dihentikan produksinya.

• Conformity & Metadata: Melengkapi deskripsi kolom, kesesuaian kode wilayah, nilai pengukuran, tingkat penyajian, dan cakupan dataset.

• Uniqueness: Menghapus data duplikat.

• Consistency: Memperbaiki kesesuaian penulisan satuan, kode dan nama wilayah, serta mengurutkan dataset dari tahun terlama ke terbaru.

• Completeness: Melakukan pengecekan agar tidak ada sel data yang kosong dan memastikan setiap atribut terisi penuh sesuai judul kolom.

Iskandar Zulkarnain menegaskan bahwa evaluasi kualitas data ini merupakan langkah penting menuju terwujudnya Provinsi Digital Jawa Barat dengan tata kelola data yang terstandar dan dapat diakses publik.***

Editor : Eli Kustiyawati
#diskominfo #Ekosistem Data Jabar #kabupaten bogor #sdi