RADAR BOGOR – Kebahagiaan terpancar dari wajah Rosita, perempuan tangguh yang selama 25 tahun terakhir merawat dan membangun hutan organik seluas 30 hektar di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Usahanya kini berbuah manis setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara resmi mengakui dan menetapkan kawasan tersebut sebagai bagian dari hutan kota Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada yang melindungi ibu di sini, selama ini belum ada yang benar-benar peduli terhadap lingkungan, baru kali ini ada bupati yang mencintai alam,” ujar Rosita penuh haru kepada Radar Bogor saat ditemui di lokasi.
Rosita mengaku bahagia karena hutan yang dibangunnya kini mendapat perhatian langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi bentuk nyata bahwa perjuangannya selama puluhan tahun tidak sia-sia.
“Bahagianya luar biasa, karena sekarang hutan ini dikukuhkan jadi hutan kota, hutannya Kabupaten Bogor. Ini aset kabupaten, walaupun kecil, tapi inilah hulunya Jakarta. Kalau Jakarta banjir, selalu dibilang kiriman dari Bogor. Makanya kita jaga hutan ini baik-baik,” ujarnya.
Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk media dan masyarakat sekitar, untuk ikut menjaga kelestarian hutan tersebut. Bagi Rosita, menjaga hutan bukan hanya soal warisan, melainkan tanggung jawab moral dan sosial untuk generasi mendatang.
“Sekarang ibu punya pegangan, karena sudah ada dukungan dari Pak Bupati. Ibu tinggal di sini sudah 25 tahun, bukan sebentar. Ini hutan bukan warisan, tapi sudah menjadi yayasan hutan organik, tolong sama-sama dijaga,” katanya.
Rosita menegaskan, hutan yang dirawatnya adalah bagian dari kebun raya kecil di Bogor yang harus dijaga bersama.
“Anak cucu nanti jangan sampai tidak tahu pohon. Di sinilah kebun raya kecil kita,” tutupnya. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati