RADAR BOGOR - Pemkab Bogor tengah mempersiapkan pelaksanaan penanaman vegetasi secara serentak yang akan dikolaborasikan dengan Program Koperasi Desa Merah Putih.
Program penanaman vegetasi ini menjadi langkah strategis Pemkab Bogor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah Bogor Selatan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk lewat penanaman vegetasi.
Sekaligus, kata Rudy Susmanto mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, khususnya di wilayah Bogor Selatan.
“Kita berharap dunia investasi tumbuh, pengangguran berkurang, dan ekonomi masyarakat kembali pulih," ujar Jumat 7 November 2025.
"Program ini harus beriringan dengan semangat Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), serta seluruh pelaku usaha di wilayah Bogor Selatan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga ekosistem sungai sebagai aset lingkungan dan potensi wisata yang berharga.
Menurutnya, sungai yang bersih tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi kawasan wisata.
Sebagai tindak lanjut, BNPB akan melaksanakan penanaman pohon serentak pada 13 November 2025 yang dipusatkan di Enchanting Valley, Cisarua.
Kegiatan ini juga akan dilakukan secara serentak di berbagai titik melalui sambungan zoom meeting, melibatkan pelaku usaha, pemerintah desa, dan masyarakat di sepanjang daerah aliran DAS dari perbatasan Cianjur hingga Bekasi.
Untuk memastikan keberlanjutan program, setiap lokasi penanaman akan didokumentasikan melalui foto udara (drone) sebelum, saat, dan setelah kegiatan, serta dilakukan pemantauan hingga satu tahun pascapenanaman.
Langkah ini menjadi bagian dari mekanisme pengawasan Pemkab Bogor agar kegiatan penghijauan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, Bupati Bogor juga mengajak seluruh pelaku usaha wisata di kawasan Puncak untuk ikut aktif dalam kegiatan penghijauan dan penanaman vegetasi di area sekitar usaha mereka.
“Sungai bukan hanya tempat mengalirnya air, tapi juga daya tarik wisata. Di wilayah seperti Cisarua atau Puncak, sungai yang terawat bisa menjadi potensi ekonomi. Namun pertanyaannya, sudahkah kita menjaga kelestariannya,” pungkasnya. (cr1)