RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, serius untuk mempercepat penataan kawasan Puncak. Rencana itu diawali dengan penanaman pohon serentak pada Kamis, 13 November 2025 mendatang.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengatakan, penanaman pohon serentak itu dilakukan di sejumlah kecamatan yang dipusatkan di Enchanting Valley, Kecamatan Cisarua.
"Tanggal 13 November ini, Pemkab Bogor melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak yang melibatkan perusahaan-perusahaan dan industri di wilayah Kabupaten Bogor," ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 7 November 2025.
Mulya menjelaskan, kegiatan itu juga dilaksanakan di beberapa kecamatan yang dilintasi daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung, dan Cisadane.
Menurutnya, penanaman vegetasi serentak ini merupakan arahan Bupati Bogor sebagai upaya menata kembali kawasan Puncak.
"Rencananya akan dihadiri juga oleh beberapa menteri. Ini juga sebagai upaya kolaboratif dalam menjaga kelestaria alam khususnya di Puncak," tegas Mulya.
Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kawasan Puncak merupakan jalur strategis nasional.
Kawasan Puncak tidak hanya berfungsi sebagai akses utama transportasi antar daerah, tetapi juga sebagai kawasan wisata unggulan menjadi wajah Kabupaten Bogor di mata masyarakat Indonesia.
"Penataan kawasan Puncak bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kita ingin menciptakan kawasan yang tertib, asri, dan berkelanjutan," ujar Rudy.
Ia memastikan, pembangunan besar di kawasan Puncak direncanakan akan dimulai pada tahun 2026.
Meski demikian, tahapan awal berupa penataan administratif, perbaikan teknis, dan langkah-langkah kecil di lapangan sudah mulai dilaksanakan sejak tahun ini.
Menurutnya, banyak pihak terlibat dalam penataan kawasan puncak. Oleh sebab itu, koordinasi dan komunikasi antar sektor menjadi kunci utama agar proses pembangunan berjalan lancar.
"Ada jalan nasional, saluran air, utilitas publik, hingga penertiban bangunan dan papan reklame. Semua harus ditata dengan kolaborasi dan kesepahaman bersama," pungkasnya.(cok)