Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Aisyiyah dan Muhammadiyah Bersinergi Edukasi Ratusan Pelajar Bogor Soal Kesehatan Reproduksi dan Komunikasi Remaja

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 8 November 2025 | 17:37 WIB
Berfoto bersama usai seminar di Aula KH Adang Komaruddin, Kompleks Madrasah Mualimien Muhammadiyah Leuwiliang, Sabtu 8 November 2025.
Berfoto bersama usai seminar di Aula KH Adang Komaruddin, Kompleks Madrasah Mualimien Muhammadiyah Leuwiliang, Sabtu 8 November 2025.

RADAR BOGOR - Menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor bersama Majelis Kesehatan (MKes) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Bogor sukses menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja di Aula KH Adang Komaruddin, Kompleks Madrasah Mualimien Muhammadiyah Leuwiliang, Sabtu 8 November 2025.

Kegiatan ini dihadiri 117 peserta dari 29 sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Bogor. Selain pelajar, turut hadir pula pengurus Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Bogor.

Aksi Nyata Muhammadiyah untuk Generasi Sehat dan Berkualitas

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Ahmad Yanim dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Muhammadiyah dalam membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas.

Ia juga menambahkan, seminar ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah.

Senada dengan hal tersebut, Dra. Erma Hermawati, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa seminar kesehatan remaja merupakan upaya konkret Aisyiyah dalam merawat generasi muda, yang kelak akan menjadi penerus bangsa.

Narasumber Ahli Bahas Kesehatan Reproduksi Remaja

Seminar menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni dr. Hj. Dwiwahju Dian I, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta Dr. Yusi Srihartini, M.Pd, dosen sekaligus aktivis Aisyiyah Kabupaten Bogor.

Dalam paparannya, dr. Dwiwahju menekankan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tersebut bukan untuk mengajarkan, melainkan memberikan pemahaman tentang cara menjaga kesehatan organ reproduksi secara benar dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Dr. Yusi Srihartini menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja.

Menurutnya, banyak remaja yang enggan terbuka kepada orang tua, padahal komunikasi yang sehat berperan besar dalam membentuk karakter dan keseimbangan emosi remaja.

Dukungan Pemerintah dan Dunia Pendidikan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Asep Noviantara yang secara resmi membuka seminar.

Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Bogor atas kontribusinya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program dan terobosan di bidang kesehatan.

Selain itu, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) turut berpartisipasi dengan menyampaikan sosialisasi mengenai penerimaan mahasiswa baru dan sejumlah program studi terbaru yang kini telah dibuka untuk calon mahasiswa.

Simulasi Bantuan Hidup Dasar oleh Mahasiswa UNISA

Menariknya, seminar ini juga diakhiri dengan sesi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dipandu oleh mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung.

Para peserta mendapatkan pengetahuan sekaligus praktik langsung dalam menangani kondisi gawat darurat melalui simulasi penanganan darurat di lapangan.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme.

Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kesehatan reproduksi dan peran remaja dalam menjaga kesehatannya.

Seminar ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga bukti nyata kolaborasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Bogor dalam mencetak generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan berakhlak mulia. (***)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #pelajar #muhammadiyah #aisyiyah