Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tanggapi Usulan Camat Sukamakmur, Dinas Damkar Kabupaten Bogor Siap Buka Sektor Baru, Asal Ada Gedung yang Memadai

Muhammad Ali • Senin, 10 November 2025 | 12:38 WIB
Kapala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.
Kapala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.

RADAR BOGOR – Usulan pembentukan sektor baru Damkar di wilayah Kecamatan Sukamakmur,  mendapat respons dari Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.

Ia menyebut, pihaknya terbuka terhadap usulan pembukaan sektor baru Damkar tersebut, namun ada sejumlah pertimbangan teknis yang harus dipenuhi.

Menurut Yudi, saat ini di wilayah Bogor Timur sudah terdapat beberapa sektor Damkar, seperti di Gunungputri, Citeureup, Cileungsi, dan Cariu.

Namun, ia membenarkan bahwa jarak antara Sukamakmur dan sektor terdekat di Cariu mencapai 30 kilometer, sehingga waktu tempuh menjadi kendala dalam penanganan cepat kebakaran.

Menanggapi keinginan Camat Sukamakmur yang bersedia menyediakan lahan di area kantor kecamatan untuk dijadikan sektor baru, Yudi menyatakan hal itu bisa saja dilakukan, asalkan fasilitasnya sesuai kebutuhan.

“Kalau pak Camat bisa nyiapin gedungnya, segala macamnya, nggak ada masalah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 10 November 2025.

Namun, Yudi menegaskan bahwa kantor kecamatan belum tentu memadai untuk dijadikan markas sektor baru.

Menurutnya, ruang manuver kendaraan pemadam dan fasilitas bagi petugas juga harus diperhitungkan.

“Kalau di kantor kecamatan nggak memadai, karena agak kecil. Kalau di situ kan paling tidak tiga kendaraan, dua pasukan, mau disimpan di mana?” katanya.

Ia menjelaskan, agar bisa disebut sebagai sektor penuh, lokasi tersebut harus memiliki ruangan yang memadai untuk menyimpan kendaraan, alat pemadam, serta ruang istirahat petugas. Jika hanya untuk penempatan sementara, maka statusnya masih sebatas pos siaga.

“Kalau misalnya sekarang mereka mau menyiapkan ada, ini bisa, tapi sekedar pos bukan sektor. Kalau pos itu biasanya ada dua kemungkinan kita standby di lokasi, atau kita perbantuan di lokasi itu,” jelasnya.

Yudi menambahkan, Damkar Kabupaten Bogor saat ini masih terbatas dalam pembangunan fasilitas baru.

Dari 11 pos yang ada, hanya beberapa yang dibangun murni oleh pemerintah daerah, sementara lainnya hasil kerja sama dengan pihak swasta dan perusahaan pengembang perumahan.

“Jadi memang perlu kerja sama. Kita nggak mungkin diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah. Biasanya perusahaan membangunkan gedung dan lahannya, lalu kita siapkan sarpras dan SDM nya,” tutur Yudi.

Ia pun berharap adanya rencana pembangunan pos baru di wilayah perbatasan Cileungsi Jonggol, tepatnya di kawasan Perumahan citraland cileungsi, bisa menjadi solusi cepat bagi daerah Sukamakmur. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#damkar #Sukamakmur #kabupaten bogor