Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terinspirasi Game Online, Tiga Remaja Kakak Beradik yang Mecoba Melakukan Pembegalan Nyaris Dihakimi Massa di Cileungsi Bogor

Muhammad Ali • Senin, 10 November 2025 | 20:44 WIB
Polsek Cileungai mengamankan tiga remaja kakak beradik yang nyaris dihakimi massa lantaran diduga melakukan percobaan begal di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin 10 November 2025.
Polsek Cileungai mengamankan tiga remaja kakak beradik yang nyaris dihakimi massa lantaran diduga melakukan percobaan begal di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin 10 November 2025.

RADAR BOGOR - Tiga remaja kakak beradik di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, nyaris dihakimi massa pada Senin, 10 November 2025 dini hari.

Ketiganya tertangkap warga usai melakukan percobaan pembegalan terhadap pengendara mobil pick up .

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa ketiga pelaku yang berusia 15, 16, dan 17 tahun itu mengendarai dua sepeda motor. Mereka sempat melempar sebuah mobil pikap menggunakan kelapa dan menodongkan pistol mainan.

“Mereka naik dua motor, satu NMAX dan satu motor merek lain. Mereka coba-coba pakai senjata mainan dan HT mainan juga. Mereka lempar mobil pakai kelapa. Mobil itu terus dikejar,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 10 November 2025.

Aksi itu membuat sopir mobil panik dan melarikan diri hingga terjadi kejar-kejaran dari kawasan Burangkeng sampai PTSC, Cileungsi, sekitar pukul 02.00 WIB pagi.

Saat melarikan diri, mobil korban menabrak truk tronton di depannya.

“Sopir lalu diteriakin begal. Warga yang mendengar langsung menangkap pelaku, sempat digebukin anak-anak sini,” katanya.

Edison menegaskan, peristiwa itu baru sebatas percobaan. Dari hasil pemeriksaan, senjata yang digunakan ternyata pistol mainan, sementara handy talkie (HT) yang mereka bawa juga palsu.

Senjata mainan itu bahkan sempat dibuang di daerah Burangkeng sebelum para pelaku ditangkap warga.

“Senpinya memang mainan, dibuang (sebelum ditangkap). Ibunya sudah kita tanyai, katanya memang mainan adiknya, sengaja main bawa HT dan senpi mainan,” jelasnya.

Ketiganya, kata Edison, diketahui masih berstatus pelajar paket dan berdomisili di sekitar wilayah tersebut.

Polisi masih menyelidiki apakah mereka pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.

“Ini masih dalam proses penyelidikan, mereka masih anak kecil, umur belasan,” tuturnya.

Edison menduga ketiganya hanya iseng dan terinspirasi dari permainan game online.

“Mereka coba-coba dibuang tuh senpinya, sisa HT-nya aja. Dia tidak ngaku, tapi begitu kami interogasi setelah penangkapan, akhirnya ngaku,” bebernya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi yang datang ke lokasi berhasil mengamankan situasi sebelum amuk massa meluas.

"Untuk motor kita amankan dua, mobil satu, mobil korban memang tidak bisa dipakai karena nabrak belakang mobil tronton," pungkas.(cr1)

Editor : Alpin.
#jalan raya narogong #Polsek Cileungsi #pembegalan