RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang Bogor Beri Edukasi P3K dan BHD bagi Pendidik dalam Menjaga Keselamatan di Lingkungan Sekolah
Eka Rahmawati• Jumat, 14 November 2025 | 15:38 WIB
RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang Bogor dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Leuwiliang melakukan edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dan Pengenalan Bantuan Hidup Dasar.
RADAR BOGOR - RSUD R Moh Noh Nur melakukan kolaborasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor dalam edukasi bertajuk Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Pengenalan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 12 November 2025 di Aula PGRI Kecamatan Leuwiliang dan dihadiri para kepala sekolah dan guru dari berbagai wilayah termasuk peserta dari daerah perbatasan Bogor hingga Sukabumi.
Lewat kegiatan ini, RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang memperluas peran khususnya pada bidang promotif dan preventif dan menghadirkan edukasi kesehatan yang dekat dengan masyarakat, terutama para pendidik yang berperan penting menjaga keselamatan di lingkungan sekolah.
Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUD R. Moh. Noh. Nur dr. Abraham Daryl Rustandar, Sp.N menyampaikan kegiatan tersebut penting bagi siapa pun termasuk para guru dengan tujuan dapat memberikan pertolongan awal yang tepat saat terjadi situasi darurat di sekolah.
“Pengetahuan dasar seperti ini bisa menyelamatkan nyawa dan penting dimiliki setiap orang, tidak hanya tenaga medis,” ujar dr. Abraham.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua K3S Kecamatan Leuwiliang, Irma Cahyani serta dan Kepala Pengawas Pembina SD Kecamatan Leuwiliang, Ishal Junaedi.
Pada kesempatan tersebut Irma menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyebut banyak hal baik yang bisa didapatkan terutama terkait penanganan P3K bagi anak-anak di sekolah.
"Semoga ke depan K3S dan sekolah-sekolah di Kecamatan Leuwiliang dapat terus mendapatkan edukasi menarik dan bermanfaat dari RSUD R. Moh. Noh. Nur,” kata Irma.
Sementara itu para peserta tampak antusias sejak pagi, salah satu guru SDN Cianten 1 Ari Aryani, bahkan berangkat sejak pukul 05.00 WIB pagi untuk menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer agar tidak terlambat.
Menurut Ari materi dalam kegiatan yang disampaikan sangat bermanfaat dan ia bisa meneruskannya kembali kepada rekan-rekan guru di sekolah.
"Harapannya ke depan RSUD R. Moh. Noh. Nur dapat berkunjung langsung ke sekolah-sekolah di wilayah Cianten maupun sekolah lainnya di Kecamatan Leuwiliang,” ungkap Ari Aryani.
Pada kegiatan tersebut terdapat pemaparan materi tentang konsep pertolongan pertama oleh Raden Mas Bagus Kasatriyo, A.Md.Kep, penanganan gigitan ular oleh Yayang Cahyadi Anugrah, A.Md., serta pengenalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh dr. Margie Asri Woyka.
Peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan langsung teknik BHD serta pertolongan pertama yang dipandu oleh tim keperawatan RSUD.
Lewat kegiatan ini, RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang menunjukkan langkah nyata memperkuat hubungan dengan masyarakat dari berbagai kalangan dan menumbuhkan budaya siaga dan peduli terhadap keselamatan di lingkungan pendidikan.