Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pendidikan Jadi Sorotan, DPRD Provinsi Jabar Minta Tingkatkan Kualitas Guru dan Infrastuktur

Abilly Muhamad • Senin, 17 November 2025 | 17:12 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita saat menyampaikan keterangan.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita saat menyampaikan keterangan.


‎RADAR BOGOR - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita minta Pemerintah Provinsi dan pusat untuk meningkatkan kualitas guru dan infrastuktur dilingkup pendidikan.

‎Anggota DPRD dari Dapil VI Kabupaten Bogor ini menyampaikan, peningkatan pendidikan di lingkungan sekolah pertama harus melakukan pemberdayaan kualitas para guru.

‎"Jadi guru itu mereka harus enjoy dalam mengajar. Intensif ditingkatkan supaya mereka juga ngajarnya enjoy lah. Itu yang paling pokok," kata Decan usai menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di DPC Partai Demokrat, Kabupaten Bogor, Senin 17 November 2025.

Baca Juga: Bansos BPNT Mulai Cair di BNI Rp600 Ribu, Cek Fakta Lengkap Apakah Desil 5 Bisa Mendapatkan BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025

‎Lalu, kata dia, selain peningkatkan kualitas guru, kelengkapan fasilitas mengajar pun harus dilengkapi. Seperti, pengadaan perpustakaan untuk belajar siswa dan guru.

‎"Perpustakaan kan selama ini kita tahu kondisinya, kalo dalam pendidikan itu prioritasnya bagaimana guru enaknya ngajar tenang mengajarnya," tegas dia.

‎"Nah itu Pemprov dan Pemerintah Pusat harut bisa meningkatkan intensifnya," tambah dia.

‎Kemudian, kata dia, seperti infrastuktur pendidikan harus dilengkapi. Terlebih, saat ini ada peningkatan rombongan belajar (Rombel) dari semula 36 menjadi 50 rombel.

Baca Juga: Unit Apartemen di Depok Terbakar, Begini Penampakanya

‎"Termasuk untuk kursi meja siswa, walaupun di 2026 sudah dilaksanakan tapi kan tidak bisa mengcover semuanya dari 36 ke 50 itu ada 14 siswa tidak dapat kursi ibaratnya, itu kali berapa sekolah di Jawa Barat," imbuh dia.

‎Begitupun Dede Chandra menyoroti soal insiden sekolah ambruk yang terjadi beberapa waktu lalu di SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

‎Sehingga dia meminta, peristiwa yang telah mengakibatkan korban terhadap pelajar ini, pemerintah harus menginvestigasi dan sampaikan hasil audit kepada publik.

‎"Kita meminta supaya ada investigasi itu bagaimana ko bisa strukturnya bisa seperti itulah dan ini menimpa SMKN 1 Gunung Putri," ungkapnya.

‎"Kalo kami dari Provinsi menilainya teknisi nya yang tidak baik lah, maka dari itu ketika nanti ini diekspose disampaikan secara terbuka apa masalahnya supaya tidak terjadi kepada sekolah-sekolah lain," pungkasnya.(rp2)

Kampung Bungas di Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan yang meraih juara Lomba CGH 2025.
Kampung Bungas di Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan yang meraih juara Lomba CGH 2025.
Editor : Alpin.
#kualitas guru #DPRD Jawa Barat #kabupaten bogor