Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Air Terintegrasi LAZ Rabbani di Masjid An Nur Tamansari Bogor Diresmikan, Jadi Prototipe Pengelolaan SDA Berbasis Umat

Yosep Awaludin • Rabu, 19 November 2025 | 15:15 WIB
Peresmian Program Air Terintegrasi LAZ Rabbani di Masjid An Nur, Tamansari Bogor.
Peresmian Program Air Terintegrasi LAZ Rabbani di Masjid An Nur, Tamansari Bogor.

RADAR BOGOR - Program Air Terintegrasi dari LAZ Rabbani di Masjid An Nur, Kampung Kemang, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, diresmikan.

Program berupa pengadaan sumur bor, shelter air, PAM Mandiri hingga depot air minum gratis dari LAZ Rabbani itu, diresmikan pada Rabu 19 November 2025.

Peresmian program ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, H. Syukri Ahmad Fanani dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma'ruf.

Ketua DKM Masjid An-Nur Andi Wirata mengatakan, sebelumnya masyarakat di wilayah Kampung Kemang kerap kesulitan air di musim kemarau. "Walaupun hujan, tetap sulit air, jadi sangat terbatas," kata Andi.

Sempat ada harapan bantuan sumur bor sebelum LAZ Rabbani. Dibor sampai 20 meter, namun tidak membuahkan hasil.

"Mereka bilang tidak sanggup karena batunya besar-besar, jadi sulit untuk mendapatkan air tanah," tuturnya.

Akhirnya datanglah tim dari LAZ Rabbani dan dilakukan penelitian geolistrik hingga berhasil mendapatkan air. Tim LAZ Rabbani kemudian melakukan pendampingan untuk pendistribusian dan pengelolaan airnya.

"Akhirnya kita membuat PAM Mandiri, jadi air itu dialirkan kepada warga secara merata, sekitar 120 KK yang mendapatkan manfaat dari program air LAZ Rabbani ini," ujarnya.

Setelah berjalan, LAZ Rabbani kemudian membangunkan shelter air dan tidak lama dibuat depot air minum gratis.

"Jadi perjalanannya panjang, dari kampung yang tadinya susah air, sekarang Alhamduliah sudah tidak kesulitan lagi berkat bantuan LAZ Rabbani," ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada LAZ Rabbani atas bantuan pembangunan sumur bor dan shelter air sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga.

Ketua LAZ Rabbani Muhammad Faried mengatakan, perjalanan program air di Kampung Kemang, Desa Sukaluyu, Tamansari cukup panjang.

"Ketika pengajuan datang pertama kali di bulan Januari, kami lakukan follow up dengan melakukan geolistrik," katanya.

Menurutnya, Geolistrik perlu dilakukan karena pihaknya tidak bisa menjalankan program air ini dengan perasaan, harus dengan fakta dan data.

"Warga di sini sudah pesimis gak mungkin keluar air, tapi bicara data berdasarkan hasil Geolistrik, ada air di kedalaman lebih dari 80 meter," jelasnya.

Pihaknya menyadari bahwa pengeboran akan berjalan sulit, untuk itu pengeborannya menggunakan mata bor khusus dari diamond. "Dan butuh waktu satu bulan setengah, tapi Alhamdulilah berhasil," terangnya.

Setelah dilakukan pumping test baru ketahuan debit airnya ada sekitar 12.000 meter kubik per jam.

"Jadi debitnya luar biasa besar, kami melihat kalau cuma untuk masjid sayang banget, makanya kita dorong untuk dibuatkan shelter air dan depot air minum gratis," katanya.

Menurutnya, dana yang digunakan untuk membangun program air terintegrasi ini merupakan dana umat.

"Karena kami adanya di Kabupaten Bogor maka sudah sepantasnya dikembalikan ke Kabupaten Bogor, kami hanya ingin menjalankan amanat sebaik-baiknya," tutur Faried.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma'ruf mengatakan, wilayah Tamansari dan Tenjolaya tidak semestinya kekurangan air bersih.

Karena ada sumber air yang tidak akan pernah kering sampai kapan pun. "Masalahnya satu, air bersih dari Gunung Salak tidak terdistribusi dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, menurut data mereka, di Gunung Salak ada paling tidak 29 air terjun. "Itu untuk wilayah Tenjolaya saja, artinya ada 29 mata air," tutur Farid.

Nah, agar bisa terdistribusikan ke warga bisa dibuat salurannya, termasuk membuat sumur bor seperti yang dilakukan LAZ Rabbani.

Untuk itu ia sangat mendukung Program Air Terintegrasi di Masjid An Nur Tamansari Bogor ini.

"Sangat mendukung sekali program ini, harapannya ke depan program seperti ini bisa dikembangkan di wilayah lain," tuturnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, H. Syukri Ahmad Fanani, mendukung dan mengapresiasi Program Air Terintegrasi dari LAZ Rabbani di Masjid An Nur Tamansari Bogor.

"Karena program ini memberikan dampak positif dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," tuturnya.

Menurutnya program ini tak hanya menyediakan air minum untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana berbagi kebaikan untuk masjid, majelis ilmu, dan masyarakat yang membutuhkan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Masjid An Nur #LAZ Rabbani #tamansari