Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Punya Program Stunting hingga Kejar Paket, Kelurahan Lawang Gintung Bogor Masuk Tiga Besar Gapura Sri Baduga

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 20 November 2025 | 15:46 WIB
Sejumlah inovasi antarkan Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, berhasil masuk tiga besar Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor.
Sejumlah inovasi antarkan Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, berhasil masuk tiga besar Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, berhasil masuk tiga besar Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor tahun ini.

Meski hanya meraih juara tiga, Kelurahan Lawang Gintung mencatat nilai administrasi tertinggi pada tahap penilaian awal Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kecamatan Bogor Selatan.

Lurah Lawang Gintung, Erika Sriwayuni, menjelaskan proses penilaian dimulai dari seleksi administrasi terhadap 68 kelurahan se-Kota Bogor.

Dari seleksi itu, enam kelurahan terjaring sebagai peraih nilai administrasi tertinggi.

Lawang Gintung kemudian kembali lolos dalam verifikasi tahap kedua setelah melakukan unggah dokumen sesuai poin penilaian.

“Alhamdulillah Lawang Gintung nilainya tertinggi pada tahap seleksi administrasi. Kemudian setelah enam besar, keluar tiga besar: Lawang Gintung, Tegallega, dan Cibuluh,” kata Erika, Kamis 20 November 2025.

Usai penilaian administrasi, tim juri dari perwakilan Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bogor, hingga tim PKK turun langsung ke wilayah untuk mencocokkan dokumen dengan kondisi lapangan.

Mereka menilai berbagai program dan inovasi yang dijalankan kelurahan, termasuk upaya penanganan stunting dan pengurangan angka putus sekolah.

Salah satu inovasi yang dipresentasikan adalah Basuh Anting (Bapak Asuh Atasi Stunting).

Program itu dijalankan tanpa dana APBD, melainkan melalui swadaya wilayah dan dukungan CSR yang menyediakan telur, susu, roti, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak stunting dan Keluarga Resiko Stunting (KRS).

“Dampaknya jelas, angka stunting di Lawang Gintung menurun. Sekarang juga ada bantuan Dapur Sehat untuk anak stunting dan KRS,” ujar Erika.

Inovasi lainnya adalah Tas Jaket (Tuntas Kejar Paket), program untuk menjaring anak putus sekolah di wilayah Lawang Gintung.

Anak-anak tersebut didaftarkan ke PKBM tanpa biaya, dan beberapa di antaranya telah kembali melanjutkan pendidikan, bekerja, bahkan ada yang diterima di universitas negeri.

“Tujuannya mengurangi angka putus sekolah dan pengangguran. Hasilnya sudah terlihat,” kata Erika.

Selain inovasi sosial, Lawang Gintung juga memaparkan penerapan 6 SPM, meliputi infrastruktur, lingkungan, sosial ekonomi, kesehatan, hingga pelayanan sesuai visi-misi Pemkot Bogor.

Setelah tahap ekspose dan penilaian lapangan, pemenang diumumkan tanpa penyampaian nilai akhir.

Cibuluh ditetapkan sebagai juara pertama dan mewakili Kota Bogor ke tingkat provinsi, lalu Lawang Gintung ketiga setelah Tegallega.

Meski tidak melaju ke provinsi, Erika menegaskan pencapaian tiga besar menjadi bukti komitmen kelurahan dalam pelayanan masyarakat.

“Yang penting inovasinya berjalan dan manfaatnya dirasakan warga,” ujarnya.

Kelurahan Lawang Gintung sendiri memiliki 3.076 KK dengan total 8.873 jiwa.

Berbagai inovasi yang dijalankan disebut akan terus dikembangkan meski perlombaan telah usai. (uma)

Editor : Alpin.
#Lawang Gintung #program stunting #Gapura Sri Baduga