RADAR BOGOR – Pemkab Bogor merencanakan pembangunan jembatan penyeberangan orang atau JPO di kawasan pusat pemerintahan.
JPO itu sebagai upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus mempercantik wajah ibu kota Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa kebutuhan JPO tersebut muncul karena kondisi ruas jalan yang sangat lebar. Menurutnya, dari sisi fungsi, masyarakat membutuhkan fasilitas penyeberangan yang aman.
“Hal ini pertama tentu dari sisi fungsi, ruas jalannya, row-nya sangat lebar,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 24 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat harus menyeberangi empat ruas jalan, sehingga kehadiran JPO akan sangat membantu sekaligus menjadi elemen estetik bagi kawasan tersebut.
“Sehingga peruntukan jembatan penyeberangan orang ini, pertama untuk penyeberangan orang. Kedua dari sisi estetik adalah membangun wajah ibu kota Kabupaten Bogor," katanya.
Rudy mengungkapkan secara tidak langsung bahwa JPO ini nantinya juga akan dilengkapi fasilitas ramah penyandang disabilitas agar bisa diakses seluruh kalangan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan JPO tidak menggunakan anggaran daerah, melainkan didanai sepenuhnya oleh pihak swasta atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Tentunya JPO ini dibangun penuh oleh pihak swasta, dari kelompok-kelompok masyarakat yang sama-sama ingin membangun Kabupaten Bogor lebih maju lagi ke depan,” tuturnya.
Bupati menyampaikan secara tidak langsung bahwa saat ini Pemkab Bogor tengah melakukan komunikasi dengan berbagai instansi terkait sebagai bagian dari persiapan pembangunan. Rudy pun optimistis pembangunan bisa segera dimulai dan diselesaikan tepat waktu.
“Sehingga insya Allah di bulan Desember, maksimal Januari proses pembangunan sudah berjalan. Dan insya Allah di hari jadi Bogor tahun 2026 JPO sudah selesai membangun,” pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin