RADAR BOGOR - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Doni Maradona Hutabarat menyebut bantuan kompensasi warga terdampak penutupan tambang di wilayah Cigudeg sekitarnya belum maksimal.
Ia mencatat, kompensasi penutupan tambang sebesar Rp3 juta per bulan, baru terealisasi sekitar 2.000 ribu penerima hingga saat ini.
"Menurut data Pemprov Jabar itu sekitar 9.300 penerima kompensasi penutupan tambang, ternyata sampai hari ini baru terealisasi Rp6 miliar untuk sekitar 2.000 penerima," ungkapnya, Selasa 25 November 2025.
Itu pun, lanjut Doni, hanya untuk satu bulan. Sedangkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM menjanjikan kompensasi tersebut diberikan selama tiga bulan.
Menurutnya, Pemprov Jabar akan menggunakan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk menutup jumlah kompensasi yang belum terealisasi.
"Yang terealisasi Rp6 miliar itu hanya cukup untuk satu bulan saja, sementara dua bulan lagi itu di tahun 2026. Itu pun masih ada sekitar 7000 warga terdampak yang belum menerima bantuan," jelasnya.
Sedari awal, masih Doni, ia berpendapat bahwa Pemprov Jabar seharusnya fokus pada pembangunan jalan tambang.
Alih-alih memberikan bantuan sosial berupa kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang, yang saat ini belum terlihat maksimal.
"Ketika pemerintah fokus jalan tambang, perusahaan tetap berjalan, lapangan pekerjaan tetap ada, kemudian jalur yang sebelumnya digunakan sebagai akses tambang tidak lagi terdampak," paparnya.
Untuk diketahui, Pemprov Jabar memberikan bantuan kompensasi kepada warga terdampak penutupan perusahaan tambang di wilayah Cigudeg, dan sekitarnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan, bantuan telah diberikan untuk tahap pertama bulan November senilai Rp3 juta.
"Tahap pertama mereka mendapat Rp3 juta, karena perencanaannya belum direncanakan semuanya di APBD tahun 2025," kata KDM saat menemui warga penerima kompensasi di Aula Sekretariat Daerah, Cibinong.
Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu dan BPNT Terus Cair, Siapa yang Berhak Dapat Keduanya? Simak Penjelasannya
Untuk tahun 2026, kata dia, Pemprov Jabar akan menyiapkan kembali bantuan kompensasi untuk tahap kedua dan ketiga.
"Di 2026 nanti kita siapin lagi untuk pembayaran 2 bulan ke depan jadi Rp3 juta dan direncanakan di bulan Januari itu sekitar Rp6 juta, jadi Rp9 juta dana kompensasi yang akan kita berikan," imbuhnya. (cok)