RADAR BOGOR — Cuaca ekstrem yang kembali melanda Kabupaten Bogor mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan kewaspadaan di seluruh wilayah.
Masyarakat diminta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, khususnya menghadapi potensi angin kencang dan hujan deras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengatakan kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi sehingga kewaspadaan perlu diterapkan baik saat berada di luar rumah maupun di dalam rumah.
“Kita minta kepada masyarakat lebih berhati-hati, bahkan dalam kondisi di dalam rumah sekalipun tetap harus memperhatikan kondisi lingkungan yang ada,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 25 November 2025.
Ia mengimbau masyarakat melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan yang berpotensi membahayakan ketika diterpa angin kencang. Menurutnya, masih banyak warga yang belum menyadari pentingnya perawatan bangunan sejak dini.
“Terkadang kondisi pohon yang sudah cukup tua atau lapuk itu terabaikan untuk tidak dipangkas. Itu seharusnya segera dipangkas karena ketika terjadi angin kemungkinan tumbang cukup besar,” jelasnya.
Jika pohon yang perlu dipangkas merupakan milik pemerintah atau berada di sepanjang jalan desa, masyarakat diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa agar dapat diteruskan ke instansi terkait seperti DPKPP atau DLH.
Dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, BPBD Kabupaten Bogor menegaskan seluruh personel tetap dalam kondisi siaga penuh.
“Kami siap siaga 24 jam, karena kita dalam kondisi siap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi. Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.
BPBD juga mengimbau warga segera melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, terutama terkait bangunan rawan dan pohon yang berisiko tumbang.(cr1)