Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Percepat Infrastruktur dan Pusat Pertumbuhan Wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur

Robecca Sesaria • Sabtu, 29 November 2025 | 13:13 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi 2025 beberapa waktu lalu. 
Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi 2025 beberapa waktu lalu. 

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan pusat pertumbuhan ekonomi baru akan menjadi prioritas utama selama empat tahun ke depan (2026-2029).

Penegasan ini disampaikan pada acara Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi 2025 di Harris Hotel CCM beberapa waktu lalu.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi dan Pemkab Bogor telah menetapkan daerah persiapan untuk pembentukan dua wilayah otonom baru, yaitu Bogor Barat dan Bogor Timur.

Untuk mendukung langkah percepatan ini, Pemkab Bogor menyiapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru (PPEB) di kedua wilayah tersebut, sembari menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai pembentukan daerah otonom.

Baca Juga: Tak Hanya Pangkas Perizinan Usaha Jadi 14 Hari Kerja, Pemkab Bogor Juga Bebaskan PBB di Bawah Rp100 Ribu sampai 2029

Secara konkret, Pemkab Bogor telah menerima hibah lahan seluas 63,5 hektare di Kecamatan Sukamakmur sebagai lokasi PPEB Bogor Timur.

Tahap awal pembangunan di lokasi ini akan dimulai pada tahun 2026, dengan anggaran yang sudah dialokasikan dalam rancangan APBD 2026.

Sementara itu, pembangunan PPEB Bogor Barat di Kecamatan Cigudeg sudah memasuki tahap lanjutan, didukung oleh persetujuan administratif dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan proses pembebasan lahannya sedang berjalan agar pembangunan dapat dimulai pada tahun 2026.

Rudy Susmanto juga memaparkan rencana pembangunan Jalan Tawasul, yang akan berfungsi sebagai akses baru penghubung pusat ekonomi dan permukiman.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran untuk merevitalisasi jalur Puncak Dua.

Baca Juga: Kabar Duka, Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Kecelakaan

Proyek ini bertujuan untuk melancarkan mobilitas barang dan jasa, sekaligus membuka koridor ekonomi baru. Tahapan revitalisasi Puncak Dua dijadwalkan akan dimulai pada akhir 2026.

Selain proyek utama tersebut, Pemkab Bogor juga menyiapkan proyek pelayanan publik dan tata wilayah, meliputi pembebasan lahan untuk jalan khusus angkutan tambang Parungpanjang–Rumpin, pembangunan fasilitas kesehatan, dan peningkatan konektivitas antar wilayah.

Rudy Susmanto menutup paparannya dengan menegaskan bahwa pembangunan akan dilakukan secara merata dari barat hingga timur, untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Kita membangun bukan hanya barat dan timur tetapi seluruh wilayah Bogor agar bergerak dan berkembang bersama,” ucap Rudy Susmanto dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.*** 

Editor : Eka Rahmawati
#Bogor Barat #bogor timur