Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dinsos Kabupaten Bogor dan HMI Komisariat Djuanda Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Pembuatan Keset Kreatif untuk Masyarakat Desil 1

Muhammad Ali • Minggu, 30 November 2025 | 17:13 WIB
Pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal untuk masyarakat Desil 1 yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan HMI Komisariat Djuanda.
Pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal untuk masyarakat Desil 1 yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan HMI Komisariat Djuanda.

RADAR BOGOR – Dinas Sosial (Dinsoso) Kabupaten Bogor bersama HMI Komisariat Djuanda melaksanakan program pemberdayaan masyarakat Desil 1 melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Aula Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Program menghadirkan dua materi utama yakni digital marketing dan praktik pembuatan keset kreatif dengan memanfaatkan bahan sederhana yang mudah ditemui di lingkungan warga. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan usaha rumahan dan membuka peluang pendapatan bagi masyarakat prasejahtera.

Sekretaris Desa Wates Jaya, Wawan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan pemberdayaan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini sangat dibutuhkan terutama bagi kelompok Desil 1 agar mampu meningkatkan kemampuan produktif.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Terima kasih kepada adik-adik HMI Komisariat Djuanda dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang sudah memfasilitasi. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu 30 November 2025.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa siap bekerja sama dengan pihak manapun yang berkomitmen membantu pengembangan ekonomi masyarakat.

Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bogor Bidang Pemberdayaan SDM dan Bantuan PKH, Fery Yando menyampaikan, apresiasi atas inisiatif mahasiswa HMI Djuanda. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan program social preneur Dinsos yang menekankan praktik kewirausahaan berbasis potensi lokal.

“Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang sejak lama mengajukan kegiatan ini. Contohnya sebelumnya kami membuat tali dari pelepah pisang. Metode seperti ini sangat baik karena bahannya mudah didapat dan pemasarannya pun mudah,” jelasnya.

Fery menegaskan bahwa pelatihan berbasis potensi lokal merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga prasejahtera.

Ketua Umum HMI Komisariat Djuanda, Widya Selvi, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengaruh nyata terhadap kemandirian ekonomi warga.

“Harapan saya, kegiatan ini dapat menciptakan kemandirian bagi masyarakat Desil 1 agar lebih produktif di rumah dan mampu menghasilkan produk yang bisa dijual dengan bahan yang mudah didapatkan. Karena itu kami memberikan pelatihan praktik sekaligus menyediakan bahan bakunya untuk dibawa pulang,” tutupnya.

Widya menegaskan bahwa kemampuan produksi yang dipadukan dengan pemasaran digital menjadi modal utama untuk memulai usaha kecil berbasis rumah tangga. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#hmi #Desil 1 #dinsos #kabupaten bogor