Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Salurkan Bantuan Eskavator, Bupati Bogor Tegaskan Lahan Pertanian dan Perikanan Harus Tetap Produktif demi Swasembada Pangan

Robecca Sesaria • Minggu, 30 November 2025 | 21:13 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami) yang dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025. 
Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami) yang dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025. 

RADAR BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama dengan DPRD Kabupaten Bogor untuk mempertahankan dan meningkatkan lahan produktif di sektor pertanian dan perikanan.

Penegasan ini diwujudkan melalui inisiasi kebijakan strategis berupa pemberian bantuan eskavator kepada desa-desa yang memiliki potensi lahan pertanian dan perikanan.

Bantuan ini diserahkan pada acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami) yang dilaksanakan pada hari Minggu, 30 November 2025.

Bantuan eskavator tersebut memiliki fungsi vital yakni untuk mempermudah kelompok tani dan perikanan melakukan normalisasi saluran air dan irigasi yang rusak.

Baca Juga: Dinsos Kabupaten Bogor dan HMI Komisariat Djuanda Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Pembuatan Keset Kreatif untuk Masyarakat Desil 1

Tujuannya agar proses perbaikan dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus menunggu prosedur birokrasi yang panjang.

Rudy Susmanto mengungkapkan program pemberian ekskavator ini merupakan amanah langsung dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara.

Tujuannya melindungi lahan produktif dari potensi alih fungsi, terutama menjadi area perumahan atau lahan non-produktif, serta diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa.

"Amanah Ketua DPRD Kabupaten Bogor, ini bukan hanya memberikan bantuan memperbaiki kolam, tetapi diberikan ekskavator untuk memastikan bahwa kolam di desa tersebut harus tetap menjadi kolam, tidak boleh menjadi perumahan," ujar Rudy Susmanto dalam keterangannya dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Jelang Akhir 2025, KemenPAN RB Terbitkan Surat Edaran Terbaru Soal Penyelesaian Non ASN, Bagaimana Nasib Honorer?

Bupati Bogor juga menekankan bahwa kebijakan menjaga lahan produktif ini berlaku untuk kedua sektor.

Sebagai contoh, di sektor perikanan, lahan di Desa Babakan dan Ciseeng menjadi fokus untuk dipertahankan.

Sementara itu, di sektor pertanian, ia memastikan bahwa lahan di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, wajib tetap menjadi lahan pertanian.

Bupati Rudy menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor yang telah menginisiasi program ini saat pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, serta kepada Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, dan seluruh jajaran yang memfasilitasi.***

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #perikanan #pertanian