RADAR BOGOR – Kolaborasi kemanusiaan antara Desa Tangguh Bencana (Destana) Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dan lembaga sosial DT Peduli kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan logistik untuk warga terdampak di Provinsi Aceh.
Bantuan berupa beras, minyak goreng, mie instan, dan popok bayi itu didistribusikan ke tiga titik prioritas di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Pidie Jaya.
Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sejumlah desa yang membutuhkan.
Relawan gabungan dari Destana Bantarsari dan DT Peduli terjun langsung menembus medan sulit untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Ketua Umum Destana Bantarsari, Muhamad Abdul Jabar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang berpartisipasi dalam misi ini.
“Banyak terima kasih kepada seluruh relawan yang saat ini berfokus membantu dan meringankan saudara-saudara kita yang sedang diuji di Aceh,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 1 Desember 2025.
Titik distribusi pertama berada di Kampung Pante Baro Gle Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Sebanyak 155 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan pada lokasi ini.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Desa Manyanglancet, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Titik kedua ini menjadi lokasi dengan jumlah penerima terbanyak, mencapai 300 KK.
Distribusi terakhir dilakukan di Masjid Attaqwa, Desa Munasah Balik, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Penyaluran di titik ini menutup rangkaian distribusi bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh para relawan.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, Maribah menjadi salah satu figur sentral.
Sebagai Relawan DT Peduli sekaligus Pembina Destana Bantarsari, ia memimpin langsung jalannya distribusi bantuan di Aceh.
Dedikasinya menunjukkan komitmen kuat kedua lembaga dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meringankan beban ratusan keluarga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar bayi.
“Semoga kita terus berkomitmen membantu saudara-saudara kita di sana,” tutupnya.(cr1)
Editor : Alpin.