RADAR BOGOR - Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor kini resmi menjadi lokasi pembukaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor.
Program ini hadir sebagai bentuk kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah desa untuk mendorong transformasi digital serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Program MBKM ITB Vinus Bogor yang mengusung tema Desa Berdaya Digital Kabupaten Bogor ini bertujuan memperkuat literasi digital, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa, dan mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan serta pengembangan ekonomi lokal.
Baca Juga: Gegara Hutang Sang Kakak, Pria Ini Nekat Mencuri di Toko Plastik Kawasan Cinere Kota Depok
Dosen ITB Vinus Bogor, Beti Renitawati menjelaskan, mahasiswa MBKM akan menjadi motor inovasi desa dengan menghadirkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Beberapa fokus kegiatan meliputi digitalisasi administrasi desa, promosi UMKM berbasis teknologi, penguatan sistem informasi desa, serta edukasi keamanan data digital.
Pemerintah Desa Cemplang, yang diwakili Sekretaris Desa, Diki Firmansyah, menyatakan dukungannya penuh terhadap program ini.
Baca Juga: Update Bansos PKH BPNT dan BLT Rp900 Ribu, Simak Bocoran Pencairannya di Bulan Desember 2025
Ia menekankan, kehadiran mahasiswa MBKM diharapkan mampu mempercepat digitalisasi desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membuka peluang ekonomi lokal yang lebih luas.
Melalui kegiatan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan, mahasiswa akan berperan aktif dalam berbagai program strategis, diantaranya pendampingan perangkat desa dalam penggunaan aplikasi administrasi dan pelaporan digital.
Termasuk pelatihan literasi digital bagi masyarakat, pelaku UMKM, dan karang taruna.
Selain itu, digitalisasi data kependudukan serta layanan operasional desa.
Ada pula pengembangan media publikasi desa melalui website, media sosial, dan sistem informasi sederhana.
Bahkan, peningkatan kompetensi kewirausahaan digital bagi pelaku UMKM.
Program MBKM memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan, memahami tantangan nyata masyarakat desa, sekaligus menciptakan solusi digital yang aplikatif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan profil lulusan yang adaptif dan kreatif, sesuai kebutuhan industri digital saat ini.
Hasil awal dari program ini menunjukkan peningkatan keterampilan digital masyarakat, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa, serta tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Desa Cemplang dipandang sebagai model desa digital yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Bogor.
Dengan dukungan penuh pemerintah desa, mahasiswa, dan partisipasi masyarakat, Desa Cemplang diyakini dapat menjadi contoh desa modern yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan layanan publik dan kesejahteraan warganya.
Program MBKM ini membuktikan bahwa sinergi kampus dan desa mampu menghadirkan perubahan sosial nyata, sekaligus mewujudkan visi Desa Berdaya Digital Kabupaten Bogor. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti