Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Akhir Tahun 2025, BMKG Imbau Warga Bogor Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Longsor

Muhammad Ali • Selasa, 2 Desember 2025 | 16:46 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem di Kota Depok.
Ilustrasi cuaca ekstrem di Kota Depok.

RADAR BOGOR – Menjelang akhir tahun 2025, wilayah Bogor diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, disertai angin kencang dan kilat petir.

Masyarakat diminta tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor dan banjir.

Forecaster BMKG Jawa Barat, Mirnawati, menjelaskan, cuaca ini bersifat sporadis dan terjadi di titik-titik wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

“Warga harus tetap berhati-hati terhadap petir dan angin kencang, terutama saat berada di luar rumah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 2 Desember 2025.

Menurut Mirnawati, meski akhir tahun sering dikaitkan dengan puncak musim hujan, puncak sebenarnya terjadi pada Oktober.

Namun sebagian wilayah Bogor memiliki pola curah hujan sepanjang tahun, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga.

“Wilayah pegunungan di Kabupaten Bogor bagian selatan, perbatasan dengan Sukabumi, rawan longsor. Sedangkan banjir biasanya terjadi di kawasan padat penduduk seperti Kota Bogor,” tuturnya.

Mirna menyebutkan potensi angin kencang dapat terjadi di seluruh wilayah Bogor, terutama di daerah dengan pohon tinggi, baliho besar, atau instalasi listrik yang bisa terdampak hujan lebat.

“Puting beliung bisa muncul dari awan konvektif, tapi tidak semua awan konvektif menimbulkan puting beliung. Bisa saja terjadi angin kencang, tapi tidak sampai puting beliung,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan fenomena anomali cuaca, seperti badai yang terjadi di Sumatera, kemungkinan sulit terjadi di Bogor karena karakteristik geografis.

Namun, perubahan iklim global tetap menjadi faktor yang bisa memicu cuaca ekstrem.

“Faktor pemicu cuaca ekstrem biasanya berasal dari suhu permukaan laut yang hangat, penguapan tinggi, dan dukungan kondisi atmosfer lainnya,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada hingga periode musim hujan berakhir, yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026.

Hujan tidak terjadi setiap hari, tetapi potensi curah hujan tinggi bisa berdampak di wilayah rawan.

“Jika sedang di jalan saat angin kencang, sebaiknya menepi dan berlindung di tempat kokoh. Hindari berlindung di bawah pohon atau tempat tinggi karena risiko sambaran petir,” bebernya.

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak stabil, masyarakat Bogor diharapkan selalu mengikuti update BMKG untuk mengantisipasi hujan lebat, banjir, dan angin kencang menjelang akhir tahun ini.(cr1)

Editor : Alpin.
#bogor #hujan deras #waspada cuaca ekstrem #bmkg