RADAR BOGOR – Kejadian unik sekaligus mengundang tawa terjadi di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ketika seorang driver ojek online (ojol) mendatangi Polsek Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada tengah malam untuk meminta bantuan polisi.
Alasannya driver takut melanjutkan perjalanan karena kondisi jalan menuju lokasi pengantaran sangat gelap, menurun, dan sepi.
Kanit Samapta Polsek Gunung Putri, AKP Asep Jubaeri mengungkapkan, peristiwa itu terjadi dini hari, Rabu 3 Desember 2025.
Driver tersebut diketahui sedang mengantar paket berupa bingkai dari Cilandak menuju kawasan Tlajung Udik.
“Dia kirim paket, informasinya bingkai, dari Cilandak ke Tlajung Udik. Dia udah masuk ke situ, cuma katanya tempatnya gelap. Warga bilang benar ada dua pabrik, tapi ya gelap. Jalannya turun,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 3 Desember 2025.
Ketakutan driver bertambah setelah penerima paket tak bisa dihubungi. Ia khawatir lokasi tersebut merupakan perangkap kejahatan.
“Dia bilang takut dirampok, takutnya pancingan. Dia sampai bilang juga takut hantu. Saya sempat gurau, masa badan gede takut hantu,” katanya sambil tertawa.
Karena kepanikan itu, kata AKP Asep, sang driver kemudian menandai kantor polisi terdekat melalui ponselnya dan langsung menuju Polsek Gunung Putri untuk meminta pertolongan.
“Dia datang ke polsek, bilang pak gimana ya, saya mau ngantar tapi takut. Kebetulan patroli kami lagi di jalur Kota Wisata. Saya telepon piket patroli, ada ojol minta diantar ke Telajung,” jelasnya.
Ia mengatakan sebelum patroli tiba, petugas sempat menyarankan agar paket disimpan di Mapolsek Gunung Putri dan pagi hari diantarkan. Namun ia menolak karena takut mendapat teguran dari pihak perusahaan aplikasi.
“Dia menghubungi penerima juga, tapi nggak ada respons. Sempat disaranin kalau takut balikin ke pengirim, tapi yang kirim pun nggak respon,” tuturnya.
Tak berapa lama, unit patroli tiba di polsek dan langsung mengawal driver ojol tersebut menuju lokasi pengantaran.
“Pas patroli datang langsung kami antar. Itu paket terakhir dari lima paket yang dia bawa. Satu jalur itu lima, dan yang Telajung ini yang terakhir,” pungkasnya.
Meski sempat menjadi kejadian lucu di polsek, Asep menegaskan bahwa polisi tetap siap memberikan rasa aman kepada masyarakat meski alasannya terdengar sederhana atau di luar dugaan.(cr1)
Editor : Alpin.