Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pelebaran Jalur Alternatif Puncak Masuk Tahap Pendataan, DPKPP Kabupaten Bogor Verifikasi Bangunan Terdampak

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:01 WIB
DPKPP Kabupaten Bogor bersama unsur gabungan melakukan pendataan lahan terdampak rencana pelebaran jalur alternatif Puncak.
DPKPP Kabupaten Bogor bersama unsur gabungan melakukan pendataan lahan terdampak rencana pelebaran jalur alternatif Puncak.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, akan melakukan pelebaran jalan di sejumlah jalur alternatif di kawasan Puncak.

Saat ini, rencana tersebut telah masuk tahap pendataan titik-titik yang terdampak pelebaran oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, pendataan terkait pelebaran jalan alternatif kawasan Puncak ini berlangsung sejak 1 - 3 Desember 2025 ini.

"Setelah proses pendataan selesai, dilanjutkan dengan verifikasi bangunan-bangunan yang terdampak pelebaran jalan," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 3 Desember 2025.

Dikatakannya, proses pendataan ini untuk mengidentifikasi bangunan-bangunan yang berada di ruang milik jalan atau milik masyarakat.

Jika berdiri di atas lahan milik jalan, maka akan dilakukan penertiban. "Namun jika bangunan milik pribadi atau masyarakat, maka akan dilakukan pembebasan lahan," beber Eko.

Lebih jauh Eko menjelaskan, pelebaran jalur alternatif ini akan dimulai dari wilayah Kecamatan Megamendung hingga Kecamatan Cisarua.

Luas pelebaran rata-rata berada di kisaran 3 hingga 5 meter dari tiap ruas badan jalan.

"Secara estetika dan teknis sudah dikaji oleh Dinas PUPR. Tujuannya agar akses kendaraan lebih mudah dan mengurangi potensi kemacetan," terangnya.

DPKPP memastikan tahap pelebaran jalan tersebut akan segera dilaksanakan sebelum akhir 2025 Ini.

Namun jika ditemukan lahan milik warga yang perlu dibebaskan, maka pelaksanaan akan bergeser di tahun 2026 mendatang.

Terpisah, Camat Cisarua, Heri Risnandar membenarkan telah dilakukannnya pendataan terkait pelebaran jalan di sejumlah jalur alternatif Puncak di Cisarua.

Pelebaran akan dilakukan di sejumlah titik krusial yang selama ini rawan kemacetan, di antaranya jalur alternatif Gadog-Cikopo Selatan, Simpang Masjid Pusdik Megamendung, Cilember, Hankam Leuwimalang, Simpang Pasar Cisarua, hingga simpang TSI.

"Ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di kawasan Puncak, terutama pada akhir pekan," tandasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#jalur alternatif #jalur puncak #DPKPP Kabupaten Bogor