RADAR BOGOR - Tingginya intensitas hujan menyebabkan permukaan air di Sungai Ciliwung Bogor meningkat hingga berpotensi banjir.
Meski demikian tinggi muka air (TMA) berangsur-berangsur menurun setelah hujan berhenti pada Jumat, 5 Desember 2025 sore.
Pantauan di Bendungan Ciawi, puncak ketinggian air terjadi sekitar pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB saat hujan masih melanda wilayah Puncak, Bogor, dan sekitarnya.
"Elevasi normal muka air di Bendungan Ciawi +504,20 m, mengalami kenaikan tinggi muka air sebesar 11,80 meter, sehingga elevasi muka air menjadi +516,00 meter," ujar Kepala Unit Pengelola Bendungan Ciawi Sukamahi Gintung BBWS Ciliwung Cisadane, Prahasdipta Bayu Adhi Koesoemo kepada Radar Bogor.
Dari hasil pemantauannya juga, meningkatnya tinggi muka air tersebut juga terjadi di Bendungan Katulampa hingga mencapai status siaga 3.
Namun begitu, saat ini air kata Bayu di Bendungan Ciawi mulai berangsur-angsur surut.
"Puncak banjir terjadi tadi sore dalam rentang pukul 15.00 sampai 16.00 WIB, sekarang sudah kembali normal," jelas Bayu.
Menurutnya, di musim penghujan saat ini tentu berpotensi membuat permukaan air di Bendungan Ciawi meningkat sehingga ia mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada.
"Masyarakat perlu bersiap, terutama di wilayah Jakarta, di lokasi yang rawan banjir seperti di bantaran Sungai Ciliwung," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati