Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lihat Hasil Petani Kopi di Desa Sukaharja Sukamakmur, Distanhorbun Kabupaten Bogor Bangga

Muhammad Ali • Sabtu, 6 Desember 2025 | 15:12 WIB
Kepala Distanhornun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna saat memberi keterangan kepada Radar Bogor.
Kepala Distanhornun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna saat memberi keterangan kepada Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor mengaku bangga melihat perkembangan petani kopi di Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur.

Sejak memberikan pendampingan dan pelatihan sejak 2014, hasilnya kini mulai terlihat nyata, salah satunya melalui berkembangnya kedai kopi lokal seperti Kopi Ki Demang.

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, mengatakan pelatihan yang diberikan tidak hanya dilakukan oleh dinasnya, tetapi juga melalui kolaborasi dengan instansi lain seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin).

“Misalnya untuk packaging dan perizinan itu di Disperdagin, sedangkan kami lebih banyak pada peningkatan kualitas kopi dari mulai pemeliharaan, perawatan, sampai pupuk yang digunakan,” jelasnya kepada Radar Bogor, Jumat, 5 Desember 2025.

Ia menuturkan, selama ini banyak petani yang menjual hasil panennya langsung kepada tengkulak sehingga harga yang diterima tidak optimal. Ke depan, Distanhorbun mendorong para petani agar mengikuti standar harga pasar demi meningkatkan kesejahteraan.

“Kami merasa bahagia bahwa apa yang kita programkan bisa dirasakan petani, salah satunya petani kopi. Kopi dari Bogor menyuplai 25 persen kebutuhan di Jawa Barat, kualitasnya baik sehingga banyak diburu industri hingga ekspor,” katanya.

Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap kopi lokal berdampak pada banyaknya petani yang kini mengajukan permintaan bibit. Distanhorbun pun terus mendorong pengembangan tanaman kopi berdasarkan karakter wilayah.

“Kita dorong sesuai kondisi daerah, kalau dataran tinggi bisa Arabika, kalau lebih rendah ya Robusta,” tutupnya.

Dengan peningkatan kualitas budidaya, pelatihan berkelanjutan, hingga pemasaran yang semakin baik, Distanhorbun berharap petani kopi di Sukaharja terus berkembang dan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Bogor.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#Distanhorbun #Desa Sukaharja #Sukamakmur #kopi #kabupaten bogor