Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Anggaran Tugu Kujang Rp1 Miliar Dipertanyakan, Pemkab Bogor Dinilai Abai Terhadap Fasilitas Umum seperti Halte TransJabodetabek

Muhammad Ali • Selasa, 9 Desember 2025 | 18:43 WIB
Ketua Pemuda LIRA Bogor, Iqbal Al Afghany.
Ketua Pemuda LIRA Bogor, Iqbal Al Afghany.

RADAR BOGOR – Anggaran pembangunan Tugu Kujang di jalur Tol Jakarta-Bogor kembali menuai sorotan msyarakat.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor menyebut proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp1 miliar, termasuk peninggian fondasi, perbaikan struktur, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Ketua Pemuda LIRA Bogor, Iqbal Al Afghany, mempertanyakan prioritas Pemkab Bogor yang dinilai tidak sensitif terhadap kebutuhan publik.

Dia menilai masih banyak fasilitas dasar bagi masyarakat yang justru terabaikan, terutama fasilitas umum.

“Dengan anggaran Rp1 miliar buat tugu, sementara membangun halte TransJabodetabek P11 di kawasan Exit Tol Citeureup yang sudah lama dikeluhkan warga tidak sanggup. Ini bentuk nyata Pemkab Bogor salah urus prioritas pembangunan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 9 Desember 2025.

Iqbal menegaskan, setiap hari masyarakat merasakan langsung dampak minimnya fasilitas umum, terutama tempat tunggu transportasi.

Banyak warga yang terpaksa menunggu bus dalam kondisi panas atau hujan karena tidak tersedia halte yang layak.

“Pemerintah harus mulai melihat apa yang benar-benar dibutuhkan rakyat, bukan sekadar membangun simbol,” tambahnya.

Menurutnya, anggaran sebesar itu akan lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk membangun halte, memperbaiki pedestrian, atau fasilitas dasar lainnya yang langsung dirasakan masyarakat.

“Kami tidak anti pembangunan. Tapi kalau halte di banyak titik saja tidak tersedia, kok malah tugu yang diprioritaskan? Ini ironi sekaligus tamparan bagi Pemkab Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa proyek Tugu Kujang tidak didorong alasan khusus selain untuk mempertegas tampilan ikon tersebut agar lebih terlihat dari arah Tol Jakarta-Bogor.

“Tidak ada alasan khusus, hanya untuk mempermudah agar lebih terlihat dari Tol Jakarta-Bogor,” ungkapnya.

Eko merinci, penambahan tinggi pada bagian tatakan mencapai 4 meter, sementara tinggi bilah kujang sekitar 10 meter, sehingga total peninggian mencapai 14 meter.

“Kurang lebih sekitar satu miliar, dan itu sudah termasuk fasilitas lainnya,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#anggaran pembangunan #tugu kujang #DKPP Kabupaten Bogor