RADAR BOGOR – Warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Muhammad Fachrul Rozzy, alumni Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, menjadi salah satu peserta program magang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.
Dalam program tersebut, Fachrul ditempatkan di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Fachrul mengungkapkan bahwa dirinya mulai mengikuti program magang Kemnaker sejak Senin, 24 November 2025.
Pada hari pertama, ia menjalani proses orientasi yang mencakup pengenalan struktur organisasi, tugas dan fungsi unit kerja, serta tata tertib yang berlaku di lingkungan kementerian.
“Sejak awal magang, saya diperkenalkan dengan budaya kerja pemerintahan yang menuntut kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 17 Desember 2025.
Ketertarikan Fachrul mengikuti program magang Kemnaker didorong oleh keinginannya untuk merasakan langsung pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, Kemnaker memiliki peran strategis dalam pembangunan ketenagakerjaan nasional sehingga menjadi tempat yang tepat untuk belajar dan mengembangkan diri.
“Selain menambah wawasan dan pengalaman kerja, program magang ini juga melatih kemampuan adaptasi, komunikasi, serta etos kerja profesional. Ditambah lagi, adanya insentif yang diberikan membuat peserta lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Selama magang berlangsung, Fachrul ditempatkan di bagian administrasi. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pengelolaan dan pengarsipan dokumen, pencatatan administrasi, hingga membantu kelancaran pekerjaan harian unit kerja. Ia juga kerap dilibatkan dalam rapat evaluasi dan koordinasi.
“Dari keterlibatan tersebut, saya jadi memahami alur kerja, sistem evaluasi kinerja, serta proses pengambilan keputusan di lingkungan kementerian,” katanya.
Fachrul menilai program magang ini memberikan banyak manfaat dan pengalaman berharga.
Dia mengaku semakin terlatih dalam kedisiplinan waktu, tanggung jawab kerja, serta kerja sama tim.
Selain itu, kemampuan administrasi, komunikasi, dan sikap profesionalnya juga semakin meningkat.
Ke depan, Fachrul berharap dapat memaksimalkan proses belajar hingga program magang selesai.
Dia juga ingin memberikan kontribusi positif selama magang berlangsung serta meninggalkan kesan baik di lingkungan kerja.
“Pengalaman ini bisa menjadi bekal kuat untuk memasuki dunia kerja, bahkan membuka peluang untuk berkontribusi lebih lanjut di Kementerian Ketenagakerjaan,” pungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.