Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

DPRD Kabupaten Bogor Dukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Bentuk Perhatian Pemerintah Dalam Mengokohkan Keluarga

Abilly Muhamad • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:50 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno saat memberikan keterangan soal RAPBD 2025.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno saat memberikan keterangan soal RAPBD 2025.


‎RADAR BOGOR - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno menyambut baik surat edaran tentang ayah mengambil rapor anak ke sekolah karena bertujuan untuk mengokohkan keluarga dan peran ayah kepada anak.

‎Sebagai informasi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia mengeluarkan surat edaran Nomor 14 tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

‎Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut, tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar.

‎Gerakan ini juga menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari semula yang terpusat pada peran ibu, menjadi lebih kolaboratif dan setara.
‎  
‎Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno mengatakan, himbauan yang dilakukan BKKBN tersebut dianggap baik karna dasarnya sesuai peraturan juga faktual data empiris.

Baca Juga: Dapat Peringkat Pertama Penghargaan ASN Award 2025, Winda Rismawati: Perolehan Penghargaan Harus Memberikan Dampak Kepada Masyarakat

‎"Baguslah dan mudah-mudahan bisa dilaksanakan. Tetapi bukan semata-mata datangnya memang tujuannya dalam rangka mengokohkan keluarga dan peran ayah," kata Wasto kepada Radar Bogor, Rabu 17 Desember 2025.

‎Wasto melanjutkan dengan adanya edaran ini juga membuktikan bahwa pemerintah memberikan perhatian dalam mengokohkan keluarga dan peran sebagai ayah yang semakin berkualitas.

‎"Untuk menyongsong masa depan emas asal tidak dimaknai kemudian untuk menuntut mungkin kekurangan ayah selama ini, bukan untuk itu karna beban nya sudah banyak," jelas dia.

Baca Juga: Kekayaan Sumber Daya Alam Kabupaten Bogor Jadi Modal Pembangunan Jangka Panjang 2025–2045

‎Dengan begitu, dia mengajak, para orang tua khususnya ayah di wilayah Kabupaten Bogor bisa melaksanakan memprioritaskan kegiatan yang menunjukan peran seorang ayah.

‎"Walaupun konteksnya disini hanya mengambil rapor di sekolah, padahal bisa juga dalam bentuk yang lain termasuk di rumah kumpul keluarga gitu," pungkasnya.(abl)

Editor : Alpin.
#anak sekolah #ambil rapor #dprd kabupaten bogor