Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabupaten Bogor Andalkan Wilayah Perdesaan untuk Pertanian dan Wisata Alam Berkelanjutan, Cek Datanya

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:10 WIB

Padi sawah menjadi salah satu tanaman pangan unggulan di Kabupaten Bogor.
Padi sawah menjadi salah satu tanaman pangan unggulan di Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Karakter wilayah Kabupaten Bogor yang sebagian besar masih berupa kawasan perdesaan, dengan bentang alam alami menjadi kekuatan utama dalam pengembangan produksi sumber daya alam dan pariwisata berbasis lingkungan.

Dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025–2045, disebutkan bahwa arah pembangunan daerah menempatkan konservasi alam sebagai prinsip utama, baik dalam pengelolaan sumber daya alam maupun pengembangan sektor pariwisata.

Sektor pertanian tetap menjadi unggulan utama Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Pemerintah Mempercepat Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Rp600 Ribu hingga Rp1,8 Juta, KPM Wajib Ambil Bansos Sesuai Surat Undangan

Pada subsektor tanaman pangan, komoditas strategis meliputi padi sawah, talas, ubi jalar, dan ubi kayu.

Selain itu, sektor hortikultura berkembang dengan komoditas unggulan berupa berbagai jenis buah-buahan serta tanaman obat yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Di bidang perkebunan, Kabupaten Bogor dikenal sebagai penghasil kopi, pala, dan cengkeh.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Genjot Infrastruktur, IAP Tancap Gas Untuk Persiapan DOB

Sementara itu, subsektor peternakan menopang ketahanan pangan daerah melalui produksi daging, telur ayam, dan susu sebagai komoditas unggulan.

Potensi bentang alam yang dimiliki juga dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan pariwisata berbasis alam.

Salah satu fokus pengembangannya adalah Geopark Nasional Bogor Halimun Salak, yang mengusung konsep pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga: Tak Kapok Meski Sudah Ditertibkan, PKL Bandel di Sekitar Flyover Cileungsi Bogor Kembali Ditertibkan Satpol PP

Berdasarkan perencanaan tata ruang, Kabupaten Bogor memiliki kawasan budidaya seluas 254.234,04 hektare atau sekitar 84,98 persen dari total luas wilayah.

Dari luasan tersebut, kawasan yang diperuntukkan bagi sektor pertanian dalam arti luas mencapai 126.781,72 hektare, yang menjadi cerminan kuatnya ketahanan pangan daerah.

Baca Juga: Kekayaan Sumber Daya Alam Kabupaten Bogor Jadi Modal Pembangunan Jangka Panjang 2025–2045

Kawasan pendukung utama ketahanan pangan Kabupaten Bogor meliputi kawasan tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, hutan produksi tetap serta hutan produksi terbatas.

Seluruh kawasan tersebut dirancang untuk dikelola secara berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#pertanian #Perdesaan #kabupaten bogor