Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Tinggalkan Kepentingan Pribadi Demi Pemekaran Bogor Barat

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:19 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat membuka Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Rabu 17 Desember 2025.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat membuka Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Rabu 17 Desember 2025.

RADAR BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan kepentingan pribadi dan kelompok dalam memperjuangkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) di Gedung SBS Premier Venue, Rabu 17 Desember 2025.

Menurutnya, sejarah tidak akan mencatat siapa partainya, tetapi siapa yang bekerja dan siapa yang benar-benar berjuang untuk rakyat.

"Kalau kita benar-benar ingin Kabupaten Bogor Barat mekar, kuncinya hanya satu, yaitu kebersamaan. Jangan membawa warna partai atau golongan. Yang kita perjuangkan adalah kepentingan masyarakat Bogor Barat," ujar Rudy Susmanto.

Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, telah menyiapkan dasar-dasar konkret terkait pemekaran Kabupaten Bogor Barat.

Salah satunya dengan mengajukan permohonan lahan calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat kepada PT Perkebunan Nunantara pada Agustus 2025, yang telah disetujui pada November 2025.

"Calon ibu kota tetap direncanakan berada di Kecamatan Cigudeg, sesuai keputusan dan kajian para tokoh Bogor Barat sebelumnya," jelas Rudy.

Sejauh ini, Rudy menambahkan, rencana pemekaran Kabupaten Bogor Barat telah memasuki tahapan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB).

Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian administrasi dan land clearing pada 2026, dilanjutkan pembangunan infrastruktur pemerintahan pada 2027, hingga beroperasinya pusat pelayanan publik dan fasilitas pemerintahan pada 2028.

"Kesiapan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjawab kebutuhan masyarakat Bogor Barat akan percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," kata Bupati Bogor itu.

Sementara itu, Ketua KPP KBB, Yana Nurheryana mengapresiasi komitmen Pemkab Bogor dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Malasari, Nanggung yang selama ini dinilai kurang tersentuh pembangunan.

"Selama bertahun-tahun, Malasari nyaris tidak tersentuh pembangunan. Hari ini kami melihat bukti nyata, bukan sekadar narasi," ungkapnya.

Menurut Yana, kecintaan terhadap Kabupaten Bogor tidak semata-mata ditentukan oleh asal-usul kelahiran, melainkan dibuktikan melalui kerja nyata.

Dimulainya pembangunan di wilayah Malasari pada tahun 2025, yang direncanakan rampung pada 2026 menjadi bukti konkret perhatian Pemkab Bogor terhadap wilayah barat.

"Masyarakat juga menaruh harapan besar agar aspirasi wilayah Bogor Barat terus diperjuangkan hingga ke tingkat pemerintah pusat. Kami berharap pembangunan yang telah dimulai dapat terus berlanjut dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#Rudy Susmanto #bupati bogor #Pemekaran Bogor Barat