RADAR BOGOR - Diduga putus cinta, seorang pria berinisial EGP (28) ditemukan meninggal dunia secara tragis, Kamis 18 Desember 2025.
Pria itu ditemukan meninggal dunia di salah satu perumahan di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada pukul 16.17 Wib.
Ketua RW 09 Kelurahan Nanggewer, Teuku Herizal mengatakan bahwa penemuan mayat itu setelah mendapati informasi dari warga. Saat itu dirinya langsung mengecek menuju lokasi.
Baca Juga: Dorong Traffic 40 Persen Tahun Depan, Boxies 123 Mall Buka 7 Fasilitas dan Gerai Baru Secara Serentak
"Saya langsung merapat ke lokasi ternyata saya cek bener, jadi badannya sudah kaku diperkirakan mayat sekitar jam 5 pagi," kata dia.
Kata dia, korban ditemukan di kamar mandi dalam keadaan tergantung terlilit kain.
"Pakai kain, kain sarung dililit ke pintu kamar mandi langsung dia ada kursi, kursi ditendang langsung ngagantung," jelas dia.
Menurutnya, korban mengakhiri hidupnya diduga karena mengalami putus cinta dengan sang kekasih.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Minta Pedagang dan PKL di Babakan Raya IPB Bongkar Mandiri Lapaknya
"Informasi dari pacarnya dia putus cinta diputusin sama pacarnya. Gak terima dia mengatakan ingin bunuh diri," tutur dia.
Hingga kini mayat pria tersebut, kata dia, sudah dibawa pihak kepolisian ke RSUD Bakti Pajajaran untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, kekasih korban, T (16) menyampaikan bahwa, mulanya korban oleh dirinya ditelpon untuk dibangunkan salat subuh.
Dia mengaku setelah melaksanakan salat subuh, meminta untuk mengakhiri hubungan dengan korban.
Baca Juga: Gaspol Pencairan Bansos Akhir Tahun 2025 Ada PKH, BPNT Tahap 4, dan BLT Kesra, KPM Buruan Cek Saldo KKS
"Jam 3 subuh aku telpon ke dia mau bangunan solat subuh juga, habis solat subuh aku mau minta udahan, aku putusin dia," jelas dia.
T menuturkan, sebelum mengakhiri hubungan asmara selama tiga bulan dirinya bersama korban sempat ribut.
"Kita sempat ribut, dia bilang, harusnya kamu bunuh aku, aku kira bercanda dia, terus kata aku apa sih bercandanya gitu banget," ujar dia.
"Sampai dua jam kita chatingan, terus kata dia ngomong sudah ah chatnya, terus kaya ngebet cepat-cepat mati, aku kira itu ga bener kata-kata dia," sambung dia.
Setelah itu, kata dia, sempat disuruh datang ke rumah korban, namun beberapa saat tak ada kabar lagi dari korban.(abl)