RADAR BOGOR - Kapolsek Cibinong, AKP Joni Handoko mengungkap pria berinisial EBP (28) mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri selain putus cinta juga karena tekanan hidup.
Joni mengatakan, korban yang merupakan seorng mekanik ini diduga memiliki banyak masalah yang dihadapi sehingga memutuskan untuk mengakhiri hirup dengan cara mengenaskan.
"Mungkin korban ini banyak problem ya, entah sendiri keluarga atau apa. Apalagi dengan pacarnya yang memutuskan, dia merasa tekanan batin. Ia gak mau hidup lagi, seolah dunia gak berpihak sama dia," kata Joni kepada Radar Bogorm Jumat 19 Desember 2025.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Bencana di Aceh, Gubernur Jawa Barat Ajak Hijrah Menuju Kepedulian Sosial, Dedi Mulyadi Ketemu Orang Garut
Kata Joni, disaat situasi kondisi tersebut korban ingin mengakhiri hidupnya.
Karena, kata Joni menurut pengakuan kekasihnya T (16) korban tidak pernah menemukan kebahagian semasa sejak kecil.
"Dengan situasi dan kondisi psikisnya, katanya informasi dari korban ini, dichat-chatnya itu dari kecil sudah tidak pernah menemukan kebahagiaan. Info chat-chatnya dari si korban ke si saksi ini pacarnya ini," jelas dia.
Bahkan, kata Joni, saat menjalani hubungan asmara dengan saksi T (16) korban juga kurang mendapatkan kasih sayang.
Baca Juga: Instruksi Pencairan untuk KPM, Percepatan Penyaluran Bansos BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra Wajib Tuntas 21 Desember
Joni menyebut, untuk saksi atau kekasih pihak kepolisian tidak akan melalukan pemeriksaaan. Karna keluarga korban tidak merasa keberatan.
"Pihak keluarga juga menerima bahwa itu adalah musibah dan tidak mau dilakukan autopsi atau melaporkan ke proses hukum dia tidak mau keluarga," tutur dia.
Begitupun, keluarga korban menganggap hal ini dijadikan sebagai musibah. Dan keluarga sudah menerima kejadian ini serta menolak untuk dilakukan otopsi.
"Dari pihak RSUD Cibinong itu menyatakan tidak ada indikasi penganiayaan. Oleh karena itu, keluarga menyakini bahwa itu bukan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan. Ini murni memang bunuh diri akibat depresi dari si pihak korban," terang dia.
Baca Juga: Kabar Baik Hari Ini, Bansos Senilai Rp1 Juta Terpantau Cair di Wilayah Jawa Barat, KPM Segera Cek Saldo Bantuan
Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan mayat diduga bunuh diri akibat putus cinta di Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis 18 Desember 2025.
Ketua RW 09 Teuku Herizal mengatakan bahwa penemuan mayat gantung diri itu setelah mendapati informasi dari warga. Saat itu dirinya langsung mengecek menuju lokasi.
"Saya langsung merapat ke lokasi ternyata saya cek bener, jadi badannya sudah kaku diperkirakan mayat sekitar jam 5 pagi," kata dia.(abl)