RADAR BOGOR - Guna memantapkan rencana pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda di Gedung Serbaguna 1 Setda pada Jumat malam, 19 Desember 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Rudy menekankan kesiapan penuh dari seluruh instansi merupakan syarat utama agar seluruh rangkaian acara masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Pada momen yang sama, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyajikan data proyeksi dari Kementerian Perhubungan.
Diprediksi akan ada pergerakan masyarakat sebanyak 119,5 juta orang secara nasional, meningkat 7,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, 3.300 Personel Gabungan Disiagakan di Kabupaten Bogor
Mengingat posisi Jawa Barat sebagai titik asal sekaligus tujuan utama perjalanan, wilayah Bogor, khususnya kawasan Puncak, diperkirakan akan dibanjiri arus wisatawan dalam jumlah besar.
Kapolres Bogor juga memaparkan hasil evaluasi Operasi Lilin 2024 dengan memberikan peringatan dini terhadap sejumlah kriminalitas seperti tawuran, kasus pencurian saat rumah ditinggal pergi penghuninya hingga kecelakaan di jalan raya.
AKBP Wikha juga mensosialisasikan penguatan layanan call center kepolisian 110. Kini, layanan tersebut dikawal oleh perwira khusus di luar jam dinas untuk memastikan setiap aduan masyarakat segera direspons dengan penerjunan personel ke lapangan.
Ia pun mengajak seluruh elemen untuk ikut andil menjaga kondusifitas wilayah.
“Kami memohon bantuan seluruh elemen untuk mensosialisasikan layanan 110 kepada masyarakat, keamanan dan kelancaran perayaan Nataru menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucap AKBP Wikha dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pada kesempatan yang sama Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Henggar Tri Wahono menyarankan agar setiap kecamatan menggelar acara lokal secara mandiri.
Strategi ini diharapkan mampu memecah konsentrasi massa sehingga tidak menumpuk di satu titik pusat keramaian melalui pengaturan rekayasa lalu lintas yang efektif.
Letkol Inf. Henggar juga mengingatkan bahwa tingginya curah hujan saat ini merupakan faktor risiko yang harus diantisipasi oleh petugas di pos-pos pengamanan.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan akhir tahun sangat bergantung pada soliditas komunikasi antar aparat.
Editor : Eka Rahmawati