Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Aliansi BEM Se-Bogor Raya Apresiasi Kehadiran Menteri Hanif, Komitmen Dalam Gerakan Penghijauan

Septi Nulawam Harahap • Minggu, 21 Desember 2025 | 21:24 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menanam pohon di area Perkebunan Teh PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) Puncak, Kabupaten Bogor.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menanam pohon di area Perkebunan Teh PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) Puncak, Kabupaten Bogor.

​RADAR BOGOR - Semangat restorasi lingkungan terasa saat Aliansi BEM se-Bogor melakukan aksi penanaman 1000 pohon di kawasan hulu DAS Cisadane, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Melalui kegiatan bertajuk GerakanPenghijauan ini, mahasiswa Bogor ingin membuktikan bahwa tidak hanya kritis dalam narasi, tetapi juga progresif dalam aksi lingkungan.

​Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq juga menjadi sejarah serta memberikan suntikan moril dalam kegiatan tersebut.

Koordinator Aliansi BEM se-Bogor, Indra Mahfuzhi mengatakan, kegiatan ini juga menjadi simbol restu negara terhadap inisiatif anak muda dalam memitigasi ancaman bencana ekologis di wilayah Bogor yang kini berstatus Zona Merah.

​"Hari ini kita menyaksikan sejarah baru di Bogor, di mana keresahan intelektual mahasiswa bermuara pada aksi nyata yang inklusif," ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu 21 Desember 2025.

Melalui aksi ini, kata Indra, Aliansi BEM se-Bogor juga menegaskan komitmennya untuk hadir merawat jantung resapan air Bogor.

Ini adalah langkah awal dari upaya panjang untuk memastikan Bogor tetap hijau dan aman bagi generasi mendatang.

"Kami merasa sangat bangga dan bersyukur. Apa yang kami tanam hari ini bukan sekadar bibit pohon, melainkan harapan bagi jutaan warga Bogor. Kami hadir untuk membuktikan bahwa mahasiswa adalah garda terdepan dalam menjaga setiap jengkal tanah resapan air di wilayah hulu," tegasnya.

Aliansi BEM se-Bogor pun mengapresiasi Menter LH, Hanif Faisol Nurofiq yang hadir dalam aksi ini.

Kehadirannya menandakan kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa bukan sekadar wacana, melainkan sebuah sinergi harmonis.

"Kami melihat ini sebagai komitmen kuat negara untuk bersama-sama mahasiswa menjaga kedaulatan ekologis dari titik hulu. Kehadiran beliau di tengah-tengah mahasiswa bukan hanya sekadar dukungan administratif, melainkan sebuah bentuk keteladanan kepemimpinan yang nyata," sambung Indra.

​Para mahasiswa itu pun menilai, kesediaan Menteri untuk terjun langsung ke medan hulu resapan air adalah pesan kuat bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian yang sangat serius pada isu lingkungan di Bogor.

"Kehadiran beliau memberikan semangat baru dan energi yang berlipat ganda bagi kami para mahasiswa untuk terus mengawal isu lingkungan hidup dengan penuh optimisme dan integritas," tandasnya.

Ia juga mengapresiasi PT Antam Tbk yang telah mendukung kegiatan ini dengan membantu menyediakan sarana, prasarana, hingga bibit pohon.

Di tempat yang sama, Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq menguncapkan terimakasihnya atas upaya seluruh masyarakat yang terlibat dalam gerakan tersebut.

Meski demikian, ia mengimbau untuk tidak berhenti melakukan penanaman pohon di kawasan DAS termasuk DAS Cisadane.

"Kita masih perlu terus menanam, kita perbanyak, karena tutupan hutan di DAS Cidadane hanya sekitar 15 ribu hektare atau baru 10 persen. Sehingga ayo kita rubah kembali hutan untuk keberlangsungan kita," pungkasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#Hanif Faisol Nurofiq #BEM Bogor #penanaman pohon