RADAR BOGOR - Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-7 tahun Yayasan Visi Nusantara Maju berlangsung penuh makna melalui aksi kemanusiaan yang digelar di tengah kegiatan Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang melibatkan mahasiswa ITB Visi Nusantara (ITB Vinus) dan masyarakat umum.
Berlangsung di kawasan depan Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, suasana CFD tampak lebih semarak dengan berbagai aktivitas sosial yang diselenggarakan Yayasan Visi Nusantara Maju.
Baca Juga: 7 Bansos Masih Cair hingga Akhir Desember 2025, Mulai PKH, BPNT, PIP hingga BLT Rp900 Ribu
Mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian bibit pohon, hingga bazar amal pakaian layak pakai untuk penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatera.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi gerakan sosial yang dilakukan yayasan.
Bupati Bogor tampak berdialog hangat dengan pendiri Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, sembari meninjau satu per satu layanan yang tersedia di lokasi.
Pendiri Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menegaskan bahwa perjalanan tujuh tahun yayasan telah memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai dukungan dan kehadiran Bupati Bogor menjadi motivasi besar bagi seluruh relawan dan pengurus untuk terus menghadirkan program-program yang membumi, baik dalam bidang kesehatan, lingkungan, maupun kemanusiaan lintas daerah.
Suasana semakin hidup dengan penampilan musik dari mahasiswa ITB Vinus yang menghibur warga CFD.
Di sela kegiatan olahraga pagi, masyarakat tampak antusias mengunjungi lapak bazar pakaian layak pakai.
Seluruh hasil penjualan bazar tersebut disalurkan sepenuhnya untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.
Dari unsur pimpinan kampus, kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor II ITB Vinus, Wahyu Bagja Sulfemi.
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial menjadi bagian penting dari proses pendidikan karakter.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu mempraktikkan empati, kreativitas, dan semangat gotong royong melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, perwakilan dosen ITB Vinus, Nixogo, M.Kom, menyoroti makna simbolis pembagian bibit pohon dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa langkah kecil tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga Bogor untuk menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.
Dari kalangan mahasiswa, perwakilan ITB Vinus, Muhamad Fajar Shiddiq Al-Faiq, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas dukungan berbagai pihak.
Kehadiran Bupati Bogor, pendiri yayasan, serta pimpinan kampus dinilainya menjadi penyemangat besar bagi mahasiswa dalam mengelola bazar amal.
Ia melihat antusiasme warga yang berbelanja sambil menikmati hiburan sebagai bukti bahwa solidaritas sosial dapat tumbuh melalui cara-cara kreatif dan menyenangkan.
Baca Juga: Lewat Panggung Solidaritas, Forum TBM Bantu Pulihkan Literasi Korban Bencana Sumatera
Peringatan Harlah ke-7 Yayasan Visi Nusantara Maju ini menegaskan, kolaborasi antara elemen masyarakat, mahasiswa, dunia pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Bogor mampu melahirkan gerakan sosial yang berdampak luas.
Dari Bogor, kepedulian itu mengalir untuk Nusantara.
Penulis:
Wahyu Bagja Sulfemi
Dosen ITB Vinus Bogor
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim